Berusaha Familiar dengan uBuntu

Minggu ini, saya mencoba menggunakan uBuntu Lucid Desktop di laptop Acer Aspire 4710 saya. Sebelumnya ada Linux SuSE 10.2 di partisi root dan Puppy Linux 4.31 yang dijalankan secara frugal di partisi tersebut. Namun, Puppy Linux yang diload secara default oleh grub karena SuSE 10.2 (versi Jadul nih) dengan KDEnya terasa berat dijalankan. Sehingga dalam keseharian, SuSE ini jarang sekali digunakan.

Belakangan, saya butuh Linux desktop yang ‘lebih’. Sebenarnya Puppy Linux sudah dapat mencukupi apa yang saya butuhkan: internetworking, dokumentasi, desain elektronik sampai pengembangan software dapat dilakukan di Puppy Linux ini. Memang karena didesain minimalis, beberapa hal kurang disupport seperti accessibility ke hardware misalnya bluetooth, IrDA. Dan uBuntu Lucid lah yang akhirnya saya install untuk menggantikan SuSE di partisi root dan diset sebagai OS default. Ini tidak ada kaitannya dengan Piala Dunia Afrika Selatan loh. Total storage yang digunakan adalah 2.6GB. Untuk image sfs Puppy Linux, saya masih menyimpannya di grub.

Transfer file antar panel

Transfer file antar panel

Dengan GNOME, uBuntu Lucid ini sangat menarik. Setelah terinstall, perlu juga nih re-organisasi file dan folder. File manager Nautilus dibuka. Keren. Dua panel sekaligus dapat dibuka, satu untuk ftp, dan satunya untuk folder lokal. Pemindahan dan pengkopian folder dari satu panel ke panel lainnya dapat dilakukan dengan drag-and-drop. Untuk memindahkan file/folder, kilk untuk memilih (tekan shift dan geser pointer mouse untuk memillih multiple files/folders), tekan tombol shift dan geser pointer mouse ke panel tujuan. Dan files/folder terpindahkan.

About these ads

2 Komentar to “Berusaha Familiar dengan uBuntu”

  1. Ubuntu memang lebih support hardware-nya. Kalau centos lebih enak searc/install sofwarenya.

  2. Memang idolaku Ubuntu. Tampilannya menarik, lebih kompatibel dengan hardware, dan aplikasi yang lebih beragam.

    Baru-baru ini aku memposting tips-tips buat mereka yang baru menggunakan linux, khususnya Ubuntu.
    Ini blogku : http://www.lunenkz.co.cc/

    Temen-temenku banyak yang mengeluh sama linux, katanya susah minta ampun. Trus aku kasih Ubuntu sama teknik-tenkik penggunaan yang aku pakai. Akhirnya mereka ketagihan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 32 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: