Mengenal Resistor Array (SMD)
Dalam melakukan desain elektronik (terutama di fase desain layout) kadang kala ditemui requirement ukuran board yang harus kecil dengan relibilitas desain yang terjamin. Tentu saja ini memerlukan pemilihan komponen yang cocok (ukuran dan tipenya) dan layout yang ’simple’, karena desain layout yang seringkas mungkin akan memberikan relibilitas yang lebih baik.
Seringkali dalam desain, kita memerlukan beberapa resistor pull-up/pull-down atau resistor seri di jalur berkecepatan tinggi (untuk mengatur risetime dan falltime / konsiderasi EMI, misalnya dalam desain mikroprosesor dengan clock yang cukup tinggi, 133 MHz). Resistor-resistor pull-up di suatu jalur paralel pasti membutuhkan setidaknya satu VIA throughole. Bayangkan jika banyak resistor pull-up yang dibutuhkan. Sedangkan resistor seri untuk jalur (misalnya) SDRAM 32 bit data, 23 bit alamat, akan diperlukan 55 resistor seri, plus untuk sinyal kontrol lainnya. Resistor-resistor ini akan memakan space board yang lumayan besar.
Bagaimana mengatasi ini? Untungnya ada resistor array/network untuk kedua tipe tersebut: 1) isolated untuk sistem bus/resistor seri dan 2) bussed untuk pull-up/pull-down.
Read more…







Komentar Terakhir