Arsip

Posts Tagged ‘Linux’

Saat Jaringan Internet Regular Mabok :)

November 11, 2009 edwidianto 1 comment

Kemarin jaringan internet yang rutin digunakan sehari-hari sedang bermasalah. Koneksi byar pet pyar pet, kadang nyambung kadang putus. Kalau pun nyambung, lelet pisan. Dan saya tidak punya otoritas untuk mengatur jaringan ini. Solusinya, bikin jaringan baru! Hahaha…

Kebetulan komputer dengan Linux ubuntu telah siap. Modem USB EVDO dengan kartu smart yang masih aktif juga ada (modem usb ZTE AC2710). Apalagi yang dibutuhkan? Sudah cukup tuh untuk mensetup jaringan baru lewat dialup ke CDMA broadband.
Read more…

Instalasi Ubuntu (Totally) Lewat Jaringan

November 11, 2009 edwidianto 3 komentar

Saya ingin menginstall ubuntu (Karmic) di komputer untuk pengembangan software, testing dan debugging. Distro ubuntu akan diinstall ke harddisk baru. Saya bereksperimen menggunakan jaringan untuk booting dan instalasi, tanpa image iso dengan cd atau dvd atau device booting lainnya. Semua dari network. Ini dimungkinkan karena motherboard/mobo yang digunakan mempunyai option untuk booting lewat jaringan (saya menggunakan PXE boot). Mobo keluaran terbaru umumnya mempunyai option ini (mungkin ditambah dengan gPXE).

Untuk melakukannya, saya menggunakan laptop yang akan berperan sebagai PXE server. OS yang terinstall di laptop adalah Puppy OS 4.21. Yang diperlukan di laptop ini adalah server DHCP dan TFTP untuk mensupport protokol PXE. dnsmasq saya gunakan sebagai daemon DHCP dan TFTP ini.

Cara ini cukup efektif nih kalau ada beberapa (banyak) komputer yang harus diinstall dengan distro yang sama, misalnya untuk Warnet, laboratorium sekolah, kantor. Yang dibutuhkan hanya sebuah komputer server untuk DHCP dan menyimpan file image instalasi (yang besarnya relatif kecil, total hanya sekitar 12 MB). Paket-paket distro langsung diambil dari repository lewat jaringan, misalnya untuk ubuntu ada di http://kambing.ui.ac.id/ubuntu. Ini suatu penghematan.

Bagaimana melakukannya, yah? Cukup mudah. Berikut eksperimen saya menggunakan Puppy OS.
Read more…

Puppy “Humongous” Initrd

November 9, 2009 edwidianto 2 komentar

Saat membuat image Puppy Linux menggunakan puppy-unleashed, ada option untuk tipe initrd (initial ramdisk): apakah humongous atau standar, sehingga ada istilah humongous initrd dan standard initrd. Apa itu humongous initrd ini?
Read more…

Zeroshell dan USB Smart EVDO

November 3, 2009 edwidianto 1 comment

Router dengan Zeroshell-1.0-beta12 memang sudah ada option untuk menambah koneksi internet lewat modem 3G (lebih tepatnya HSPA). Dengan fitur ini, akses internet bisa didapatkan menggunakan usb modem HSDPA dan dishare ke jaringan lokal (LAN). Tapi, untuk digunakan di Indonesia (misalnya Indosat M2), tunggu dulu, masih ada masalah teknis nih :D .
Read more…

Update kernel di ZeroShell-1.0.Beta12

Oktober 20, 2009 edwidianto Tinggalkan komentar

Zeroshell-1.0.Beta12 dapat dijalankan dengan baik dari USB flash. Dukungan kernel-2.6.25.20 (yang release 15 Nov 2008) sudah mencukupi untuk mengenal device yang ada di motherboard terbaru. Hanya saja, GigaBit ethernet dari RealTek R8169 intermittent, kadang terdeteksi (namun tidak bisa berfungsi) kadang tidak. Device ethernet tersebut menggunakan modul kernel gigabit ethernet r8169, sehingga kemungkinannya adalah masih ada bug atau ada fungsi dari device terbaru yang belum diimplementasikan di modul r8169 ini.

Di sisi lain, dengan menggunakan kernel-2.6.30.5, card ethernet ini berfungsi dengan baik. Hal ini dapat dimaklumi karena driver r8169 ini telah mengalami banyak perbaikan, terutama fitur dan bugfixed. Jadi, agar ethernet (yang mandatory) dan device lain (yang mungkin belum disupport) di Zeroshell versi ini bisa berfungsi dengan baik, kernel harus diupdate. Bagaimana caranya?

Apakah ada solusi lain? Misalnya, kernel tetap sama, hanya driver r8169.c yang direkompile. Tapi sayangnya, struktur net_device_ops sudah berbeda sejak 2008-11-20. Menggunakan driver r8169 di kernel tree versi ini akan lebih susah, karena perubahan struktur ini.
Read more…

Instalasi ZeroShell ke USB Flash Disk

Oktober 16, 2009 edwidianto Tinggalkan komentar

ZeroShell merupakan distro Linux untuk Network Appliance, baik di server maupun di perangkat embedded. Terdapat beragam aplikasi di dalamnya, yang cocok untuk router, proxy server, access gateway, wireless access point dan dilengkapi dengan fitur otentifikasi user dan packet filtering. Solusi perlengkapan jaringan yang sangat menjanjikan…

Zeroshell ini tersedia dalam format ISO untuk CD dan IMG untuk device IDE, SATA dan USB.

Untuk menjalankan ZeroShell dari CD dapat dilakukan secara langsung. Bakar file ISO ke CD, dan boot komputer dari CD. Bagaimana menjalankan ZeroShell dari USB flash disk?
Read more…

Mencari USB HSDPA yang Support Linux

Oktober 11, 2009 edwidianto 3 komentar

Modem USB HSDPA yang banyak beredar sekarang ini (khususnya di Indonesia), di dalamnya terdapat 2 device sekaligus, yaitu 1) device storage dan 2) device modem. Saat dicolokkan pertama kali, ia berlaku sebagai usb storage yang di dalamnya terdapat driver yang langsung dapat diinstall (driver Windows). Setelah driver terinstall, setiap kali dicolokkan, driver ini akan menswitch mode scara internal, fungsi storage dimatikan, dan driver baru (usb modem) akan diaktifkan.

Di Linux, USB modem tipe ini membutuhkan tool usb modeswitch, yaitu tool untuk mengontrol mode di perangkat usb multidevice. USB modeswitch ini menggunakan libusb sebagai wrappernya. Sedangkan driver hardware biasanya menggunakan usb-storage, dan usbserial. Modul kernel driver ini umumnya sudah ada di distro Linux, baik yang terinstall dalam Linux maupun terinstall sebagai modul.

Daftar device modem USB yang bisa menggunakan tools ini ada di link berikut. Saya mencatat hanya Huawei dan ZTE saja (setidaknya itu yang banyak ditawarkan oleh provider mobile broadband di sini), yaitu

  • semua modem USB Huawei termasuk E220, E160, E160G, E169, E180, E230, E270, E270+, E280, E1550, E1692. Ada yang pernah menggunakan modem-modem ini di Linux?
  • semua modem USB ZTE, termasuk MF620 (aka “Onda MH600HS”), MF622 (aka “Onda MDC502HS”), MF626, MF628, MF628+, MF636, MF638 (aka “Onda MDC525UP”), AC8710, AC2710 (EVDO, featured by PTCL), ZTE 6535-Z (featured by SFR), K3520-Z. Ada yang pernah mencoba ZTE AC2726 yang ditawarkan oleh Smart Telecom?

Ada saran?

Komunitas Puppy Linux Indonesia

Agustus 9, 2009 edwidianto 5 komentar

Senang sekali mendengar lahirnya komunitas Puppy Linux di sini. Komunitas tersebut diberi nama kinjeng linux yang diprakarsai oleh mas Andi ‘kinjeng’. Linux kinjeng merupakan distro turunan dari Linux dengan sasaran operasional di spesifikasi hardware yang minimum. Hardware yang minimum tersebut mungkin tercermin dari filosofi nama ‘kinjeng’ itu sendiri. Semoga hidup dan sukses yah, mas.

Jadi bersemangat dengan Puppy Linux, nih.
::mode exciting::

Categories: Puppy LinuxOS Tag:,

Mencoba Google Chrome di Puppy Linux

Google chrome menawarkan browser yang lebih cepat dari Firefox. Saya ingin mencobanya di Puppy Linux 4.20 ini, namun masih belum berhasil.

Sebenarnya yang diinstall adalah CrossOver Chromium (atau cxchromium), yaitu hasil porting Chromium untuk Mac dan Linux yang dapat didownload dari CodeWeavers secara gratis. Untuk menjalankan biner Chromium (yang ditujukan untuk Windows OS), digunakan wine yang sudah terembedd di paket cxchromium tersebut, baik library maupun program winenya. Versi terakhirnya adalah 0.9.0.
Read more…

Mencari Ethernet Physical (PHY)

Saya belum mengerti benar tentang Ethernet PHY ini. Jadi, untuk sourcing dan desain board saya mengandalkan referensi dari internet.

Untuk support network dari board menggunakan prosesor yang telah mempunyai ethernet MAC, diperlukan chip ethernet physical (PHY). Dari referensi skematik, chip yang digunakan adalah DM9161 yang disupport baik oleh bootloader u-Boot maupun kernel Linux. Namun, chip dari Davicom ini sulit untuk didapatkan. Di Digikey ataupun Mouser tidak ada. Harga? tidak tahu. Sehingga, perlu chip PHY alternatif. Syaratnya tersedia banyak dan disupport baik oleh u-Boot maupun Linux.
Read more…