USB VoIP Gateway, mengapa tidak?

VoIP gateway jamaknya berfungsi menjembatani jaringan VoIP dengan jaringan PSTN dan POTS. Ada 2 istilah, yaitu FXO (Foreign eXchange Office) dan FXS (Foreign eXchange Station). Kalau kita ingin koneksi dari VoIP ke jaringan PSTN misalnya jaringan kabel Telkom atau ke pesawat FWT (baik GSM atau CDMA) yang punya 1 line untuk telepon analog, kita akan butuh jenis FXO, sedangkan jika kita ingin membagi line/ekstensi VoIP ke PABX atau telepon analog, kita akan butuh jenis FXS. Walaupun ada satu jenis lagi E1/T1 dan ISDN gateway, tapi gak akan kubahas di sini.
Dipasaran banyak ragam VoIP gateway untuk kedua jenis ini, berdasarkan kriteria berikut:

  • Jumlah port: mulai dari untuk 1 – 16 port
  • Interface: mulai dari yang punya interface PCI (PC-based VoIP gateway) sampai interface ethernet (embedded VoIP gateway)
  • Protokol: Zap (kasus PC-based), SIP dan H323

Nah, bagaimana dengan VoIP gateway dengan interface USB? Nggak banyak. Ketersediaan USB VoIP gateway di pasar saat ini hanya sebagai ATA (Analog Telephone Adapter atau FXS) saja dan hanya mampu untuk 1 port VoIP gateway. Hal ini menimbulkan pertanyaan sebagai berikut:

  • Apakah ini pertanda bahwa permintaan pasar kecil terhadap produk ini? Belum pernah survey, mungkin nanti.
  • Atau apakah ini satu peluang sehingga kita bisa menjadi pioner dari produk USB VoIP gateway, kalau kita bisa mengembangkannya?

Harga termurah USB VoIP ATA ini adalah US$7.5 WOW!! dan ada yang menarik dengan US$13 dengan LCD. Beberapa pertanyaan mungkin akan menyusul, seperti:

  • Bagaimana daya saing produk USB VoIP Gateway yang akan dikembangkan dengan VoIP Gateway yang ada di pasaran?
  • Bagaimana market yang akan dibidik dan berapa nilai kuantitasnya??
  • Berapa harga yang masih mampu diterima oleh pasar?

Persoalan non-teknis biasanya akan muncul, seperti:

  • Penggunaan software CAD (COmputer Aided Design) yang free, saya biasa pake Kicad di Linux, gak mau pake Windows (bajakan) dan Protel/Orcad, pengen yang halal2 ajah. Ini OK.
  • Kicad hanya bisa menghasilkan output berupa gerber (yang harusnya standar) dan ps atau pdf. bagaimana dukungan manufaktur PCB lokal? apa bisa murah? File Gerber harusnya bisa diproses, satu manufaktur  di Bandung (Multikarya) sudah nolak duluan saat dibilang pake Gerber dari Kicad,  entah mereka tau tentang Kicad ato 
    nggak. Lagi nunggu satu manufaktur lagi, puh… kalau nggak bisa terpaksa ngeprint dulu file ps/pdf trus buat filmnya
  • Komponen juga susah dicari di lokal, terpaksa import. Kena deh pajak import, biaya korespondensi bank (belum pernah pake Card), total 39% nilai barang + US$40. padahal mestinya bahan baku gak kena pajak yah… dasar nasib

Yah, moga-moga bakal kelaksana bikin nih Gateway.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: