Laptop Linux dengan harga di bawah $300

Setelah Laptop Asus-EE PC berbasis Linux XandrOS berbadrol $US400, kini perusahaan di Kolombia (InkMedia) merilis sebuah notebook Linux (embedded) seharga di bawah $300 seperti diberitakan di LinuxDevices.com.
Dengan menggunakan chip VIA, laptop dengan kode nama ilex ini tidak mempunyai harddisk dan menjalankan Linux OS seluruhnya dari NAND flash (dengan kapasitas 2GB). Resolusi layar yang didukung 800×600 dan sampai 1024×768 di monitor eksternal). GUI menggunakan desktop (window) manager GNOME.

Spesifikasi yang ditawarkan adalah sebagai berikut:

  • VIA C7-M ULV Processor
  • Memory — 256MB;
  • 1GB NAND flash ROM
  • External flash — 128MB flash stick/MP3 player; 2 x SD slots
  • Display — 8.6-inch SVGA display (4:3) with 800×600 True Color (1024 X 768 True Color when output to a monitor);
  • MPEG2 hardware decoder
  • Networking — 1 x Ethernet
  • WiFi — 802.11 b/g
  • USB — 4 x USB 2.0 ports, 1 x USB 1.1 port (for keyboard)
  • AV interfaces — RGB video out; Stereo minipin audio out, line in, and mic in
  • Power — 110-220 V input power supply
  • Battery life — 5-8 hours
  • Productivity software — Open Office (word processor, spreadsheet, presentation, drawing)
  • Communications software — web browser, email, web conferencing, IM, VoIP, FTP
  • Graphics software — vector drawing, PDF reader, web design, publishing
  • Operating system — embedded Linux

Namun, ketersediaan dan kepastian harga laptop ini masih tidak jelas, InkMedia hanya menyatakan harganya pasti akan di bawah $US300

5 Komentar to “Laptop Linux dengan harga di bawah $300”

  1. Horeee VIA masih eksis di chip Processor.

  2. punten pak didik, Linux emang top-markotop buat geek2.hehe..

  3. Somehow i missed the point. Probably lost in translation🙂 Anyway … nice blog to visit.

    cheers, Frailly

  4. Netbook pioneer Asus will introduce a new version of its Eee PC (left) next year for just $200, says company president Jerry Shen. The company has also teamed up with Intel to launch a new website, intended to bring about the “world’s first community-designed PCs.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: