Lari pagi, asyik sekali

Pagi ini bangun jam 4 pagi. Alhamdulillah. Bune dan Azizah masih lelap. Suasana di kompleks perumahan Graha alamanda, tempat tinggal kami, juga masih keliatan sepi.
Kubangkit dan pergi ke kamar mandi untuk gosok gigi dan ambil air wudlu. Bergegas sholat isya’ (hehe, kelewat semalem tidurnya kepagian…). Setelah berdoa, seperti biasa bikin teh ‘tubruk’ (seduh tanpa disaring) manis kegemaranku. Sambil nunggu adzan shubuh, saya buka laptop dan mulai ngoprek proyek amal bikin distro Linux Warnet-tel yang bernilai tambah bagi pengelola dan pengguna jasa. Langkahnya masih jauh sih, tapi sedikit demi sedikit saya coba perbaiki dan lengkapi script yang sudah saya buat. Objectivenya akan dihasilkan distro yang ringan (<60 MB untuk client) dan selanjutnya dengan distro ini akan mengurangi capex dan opex pengelola, menambah pendapatan, sehingga titik balik modal bisa lebih cepat dan pengelola dapat melakukan reinvestasi warnet-tel baru lebih cepat juga. Perangkat sistem Warnet berupa server dan clientnya juga lagi coba dirancang menggunakan komputer hemat energi.
Tak terasa adzan shubuh berkumandang, saatnya sholat shubuh dan sunnah qobla. Habis berdoa, saya lanjutkan lagi ke laptop, bismillahi tawakaltu ‘alalloh la haula wala quwwata illa billah, robbi zidni ‘ilman nafi’a warzuqni fahma. Jam 5, bune bangun dan sholat shubuh. saya masih lanjutin ngoprek. Baru setelah azizah bangun 30 menit kemudian, saya temuin azizah, assalamu’alaikum. Wa’alaikum salam. Laptop saya shutdown.
Ayo azizah, jalan keliling kompleks. (lumayan lah, mungkin sekitar 400 meter). Keliling satu kali, dua kali. Ayo lari, dia pun ikut lagi, gak sampai setengah jalan, “Bapak, capek”, katanya. “Sini gendong”. Sambil kugendong di belakang, saya terus lari sampai 1 putaran. “Azizah turun yah”, kataku di depan gerbang rumah. Saya teruskan lari, sampai 2 putaran (nambah 1 dari kemaren). Lumayan juga, keluar keringat…
Mudah-mudahan lari pagi ini dapat saya lakukan dengan rutin. Siapa tahu ada tetangga yang bisa ikutan, hehehe tambah ramai dan semangat. Ayo, sehat…..

4 Responses to “Lari pagi, asyik sekali”

  1. Mas didik, ini cerita lari paginya atau ngerjain proyek amal yg bikin distro tea? Kok banyakan cerita ngerjain distronya. Mendingan dipisah ceritanya. Jadi yg buka artikel ini, pas masuknya. hihihihi 🙂

  2. Atau judulnya, kegiatan di waktu subuh menjelang pagi. halah anya anya wae xixixixi

  3. Yang kebayang cuman itu mas judulnya… maklum yah.

Trackbacks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: