Sekolah Azizah

Azizah mulai masuk ke sekolah waktu ia belum genap berumur 2 tahun (sekitar bulan Februari 2006). Pertimbangan kami saat itu adalah untuk mengenalkan ia dengan lingkungan lain, di luar lingkungan rumah. Karena memang beda, antara bermain di rumah, dan belajar dengan bermain di sekolah. Selain itu, Bune Azizah juga sedang dikejar deadline skripsi di Psikologi Unpad.

Dalam memilih sekolah untuk Azizah, kami selalu menanyakan kurikulum yang diajarkan. Untuk anak seusia Azizah, kami pikir konsep belajar dengan bermain harus dikedepankan. Saat itu, kami memilih sekolah karakter Cikal Gemilang di Tagog, Cimahi. Konsep pengembangan yang diajarkan di sekolah tersebut sesuai dengan apa yang kami harapkan. Pengembangan akhlak, bahasa, motorik kasar, motorik halus, kreativitas dan kognitif diajarkan dalam bentuk permainan dan aktifitas sehari-hari baik waktu di kelas maupun waktu bermain. Setiap bulan ada acara kunjungan ke rumah orang tua siswa dan renang bersama. Tiga bulan sekali, kunjungan ke yayasan yatim piatu atau tadabbur alam menanam jagung, memetik strawbery atau memerah susu sapi. Enam bulan sekali, ada pemeriksaan dokter umum dan THT di sekolah dan konsultasi psikologi antara orang tua siswa dengan psikolog.

Yang saya terkesan adalah hari pertama Azizah sekolah. Ia masuk ke kelas daycare dengan jadwal Senin, Rabu dan Jum’at mulai jam 09.00 – 14.00, diselingi waktu tidur dan makan siang di sekolah. Hari Senin pagi, ia terlihat sangat antusias untuk sekolah. Ia memakai jaket tebal warna merah yang ada tutup kepalanya, kacamata plastik biru dan tas sekolah yang berwarna biru juga, siap untuk berkendara motor. Bune sengaja tidak ikut dan hanya akan menjemput di sore hari. Jadilah, Azizah naik di depan. Dengan berkendara motor, saya antar Azizah ke sekolah. 15 menitan baru sampai ke sekolah. “Assalamu’alaikum, wr.wb.”, kami masuk dan disambut oleh bu Neneng (kepala sekolah Cikal Gemilang). Dengan dipandu bu Neneng, Azizah langsung berbaur dengan teman-temannya. Ya, Alloh.. ini hari pertama anak saya sekolah, jadikan ia anak yang sholehah dan berguna bagi agama, bangsa, negara dan masyarakat. Saya titipkan Azizah ke bu Neneng dan beranjak pergi ke PAU. Saat pulang ke rumah, saya minta Azizah untuk menceritakan pengalamannya di sekolah.

Sudah lebih dari dua tahun, Azizah sekolah di Cikal Gemilang, mulai dari daycare sampai sekarang playgroup. Berbagai aktifitas telah dia jalani di sekolah. Setiap bulan, sekolah mengirimkan buku komunikasi ke kami, berisi catatan perkembangan Azizah. Alhamdulilah, aspek kognitif Azizah telah berkembang mulai dari pengenalan benda-benda, daya imaginasi (kognitif?) dengan menggambar, pengenalan angka dan huruf. Yang terakhir, kami tidak memaksakan dia untuk belajar membaca (Anda tahu bahwa SD mensyaratkan anak bisa membaca untuk masuk, sesuatu yang menurut tinjauan psikologis sangat bertentangan). Yang kami lakukan adalah mengenalkan huruf dan bacaan pada saat belanja di supermarket, beli soto dan aktifitas sehari-hari. Misalnya saat mau minum obat, saya stimulasi dulu,” Bentar azizah, Bapak baca dulu aturan minumnya.”. Saya eja hurufnya dan angka-angka, sambil menunjukkan ke dia. Dengan begitu, ia tertarik juga untuk bisa membaca. mmm, taktik saya cukup berhasil. Untuk menulis, kalau ia selesai menggambar (kegemarannya), saya minta ia untuk menuliskan namanya di gambar, dan dia bisa. Pernah ia saya minta untuk mengirim fotonya dan menulis surat ke Simbahnya di Tegal, hehehe.. dia antusias, dia ambil kertas dan mulai menulis kalimat dengan saya bantu ejaannya.

Semester ini adalah terakhir ia sekolah di Cikal Gemilang karena dia akan masuk ke TK At-taqwa yang lebih dekat dari rumah. Terima kasih, bu Neneng dan bu guru di Cikal Gemilang atas segala bimbingan dan didikannya kepada Azizah selama ini. Semoga Cikal Gemilang selalu sukses dan selalu sejalan dengan motonya “Ada raja di rumah kita”.

One Comment to “Sekolah Azizah”

  1. i have dopod 900 … after upgrade rom crash … cannot on … only black screen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: