Seri 08: Kelihaian Gates

Artikel ini diambil dari milis IA-ITB yang ditulis oleh Andrianto Soekarnen, yang merupakan ringkasan bebas dari buku “Forbes Greatest Technology Stories: Inspiring Tales of the Entrepreneurs and Inventors who Revolutionized Modern Busines” karya Jeffrey S. Young.

Produk Microsoft umumnya tiruan, tapi sukses

Oleh Andrianto Soekarnen

Pada 1982, Bill Gates—yang saat itu berusia 27 tahun–merasa takut. Sebagai Presiden Microsoft (perusahaan perangkat lunak pembuat DOS dan bahasa program BASIC), ia cemas akan tertinggal justru ketika persaingan baru dimulai. Kekhawatiran Gates sungguh beralasan. Waktu itu, Apple memiliki dua buah komputer berorientasi grafik yang belum diluncurkan: Lisa dan Macintosh. Lotus, saingan Microsoft, siap menjadi perusahaan pembuat software terbesar berkat Lotus 1-2-3 (sebuah tabel berlajur untuk IBM PC). Lalu, COMPAQ baru saja meluncurkan komputer kompatibel PC versi mereka. Di antara para pendatang baru, Microsoft tampak paling lemah.

Namun begitu, semua ini segera berubah. Penampilan Gates yang tampak muda dan lugu sungguh tak sesuai dengan sifatnya yang “kejam” dalam bersaing. Rambutnya lurus tidak rapi. Ketombe mengikutinya kemana-mana. Kacamatanya yang berbingkai plastik sering kotor. Singkat kata, ia bukanlah pengusaha yang mulai berkembang di era persaingan bisnis komputer.

Gates sebenarnya anak kaya. Neneknya mewariskan uang satu juta dollar dan ayahnya membelikan rumah pertamanya seharga $900.000. Ia tak perlu memikirkan penghasilan. Karena itu, Gates memandang bisnis sebagai permainan, sebuah perang intelektual dan kemampuan. Ia bertekad keluar sebagai pemenang.

Guna memenangkan pertarungan, Gates tampaknya tak mementingkan orisinalitas. Keberhasilan jauh lebih penting. Ia pun menggunakan strategi “meniru” (membuat program baru yang mempunyai fungsi sama dengan program yang sudah ada).

Sistem operasi DOS untuk komputer IBM PC pada dasarnya meniru sistem operasi CM/P buatan Digital Research Incorporated (DRI). Itulah sebabnya mengapa Gary Kildall, bos DRI, berencana memuntut Gates. Tapi, ketika mereka bertemu, Kildall berubah pikiran. Ia tak mau citranya menjadi buruk karena bersengketa dengan anak ingusan. Tanpa disadari, ia menjadi korban pertama frasa “You’ve been Gates’d” yang berarti “Anda baru saja diakali Gates”.

Peniruan yang benar-benar melambungkan Microsoft adalah apa yang dilakukannya terhadap Apple. Sama-sama muda, cemerlang, dan suka bersaing; adu cerdik antara Gates dan Steve Jobs (bos Apple) boleh dikata fenomenal.

Saat berkunjung ke Cupertino, California, untuk meeting pembuatan software bagi Apple, Gates dibuat terpesona oleh rancangan terbaru Apple. Ia menemukan grafik hitam putih yang canggih pada layar prototipe komputer Macintosh. Tanpa berpikir panjang, Gates setuju Microsoft menjadi pembuat program aplikasi bagi Apple. Jobs tentu senang, apalagi ia berhasil
mendapatkan harga murah. (Ia tak menyadari telah membiarkan musang masuk halamannya.)

Untuk bisa membuat program, Microsoft diberi satu buah prototipe Mac.Sekembalinya ke Seattle, pasukan Microsoft segera menempatkan prototipe Mac dalam ruangan terkunci. Alat itu dipreteli dan diotak-atik oleh sebuah tim khusus. Pelan-pelan Microsoft mulai menggenggam teknologi yang akan menjadi sebuah lompatan besar, yakni graphical user interface (GUI). Teknologi tersebut adalah sebuah aplikasi dimana grafik (bukan perintah teks seperti sebelumnya) dijadikan media interaksi antara pengguna dengan komputer. Dari sini, lahirlah Microsoft Windows.

Windows buatan Microsoft sebenarnya tak secanggih apa yang ditampilkan Macintosh. Tapi, karena ia dipasangkan pada komputer kompatibel PC, Microsoft segera menguasai pasar dunia. Apapun merek sebuah komputer–kecuali Apple—Microsoft Windows ada di dalamnya. Bill Gates pun meraih kejayaan dan kekayaan.

Tantangan berikutnya adalah internet. Kali ini, Gates menelikung perusahaan kecil, Nestcape. Microsoft meluncurkan program aplikasi Internet Explorer (IE) yang mirip dengan Nestcape. Tetapi, Microsoft membagikan IE secara gratis dalam paket Windows. Nestcape tentunya tak tinggal diam. Pemerintah Amerika Serikat pun turun tangan meneliti praktek persaingan tidak fair yang dilakukan Microsoft. Jawaban Gates dapat diraba. Ini sebuah permainan. Tak ada kata selain bertarung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: