Archive for Januari, 2009

Januari 28, 2009

TitikTitikku

..

Januari 27, 2009

Polarity Reversal Detection

Kabel telepon dari PSTN atau PABX mempunyai 2 jalur, Tip dan Ring, dengan Vring-tip = -48volt saat on-hook. Arusnya 20mA. Saat ringing, tegangan peak-to-peaknya bisa mencapai -82 volt. Bagaimana kalau tanpa sengaja kita pasang telepon atau pabx uplink dengan polaritas terbalik (jalur tip dipasang ke ring, dan sebaliknya). Vring jadi lebih besar daripada Vtip. Beberapa pesawat telepon atau pabx akan langsung mati jika tidak ada rangkaian deteksi polarity. Maklum, rating tegangan input reversenya telah melampaui absolute value.

Untungnya, modul gateway (khususnya FXO) yang dibuat oleh Clarisense, mempunyai fitur polarity reversal detection. Sehingga jika tanpa sengaja (hehe, atau disengaja) sambungan kabel dari PSTN-nya kebalik-balik, modul akan langsung mendeteksinya, dan segera beradaptasi dengan koneksi yang ada. Paling di Asterisk akan muncul warning “Polariry reversal detected.” yang tidak akan mengganggu operasional keseluruhan. Tapi, ada tidak yah pengaruhnya terhadap penggunaan dayanya jika ada polarity reversal? apa bisa jadi bertambah.

Januari 26, 2009

Memilih Akses Internet Wireless

Survey terhadap pemakai akses 3G/3.5G/UMTS, telah dilakukan oleh pak Budi Rahardjo di blognya. Saya link aja, sayang kalau hilang tracknya… 😀

Januari 26, 2009

Belajar Baca Paper

Mas Dung memberikan link tentang metode penelitian dalam blognya. Memang inilah yang sekarang saya perlukan. Tentang cara efektif untuk membaca (atau menulis) paper yang merupakan hasil luaran dari penelitian, beliau memberikan penjelasan bagaimana cara parsing dari sebuah paper dengan melihat 5 hal prinsip yang ada di dalamnya, yaitu:

  1. Pendahuluan
    Bagian awal dari paper ini menjelaskan informasi mengenai latar belakang dilakukannya riset. Tujuannya, pembaca dapat mengerti bagaimana riset tersebut berkaitan dengan riset-riset yang lain. Menurut Creswell (2003), pendahuluan berisi a) “narrative hook” yang menjelaskan apa yang menarik dari penelitian ini dan apa bedanya dengan penelitian sejenis lainnya. b) Identifikasi masalah riset. c) Penulis menyebutkan studi-studi yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. d) Penulis menyampaikan kekurangan dari studi-studi tersebut. e) Penulis menyebutkan arti penting dari riset yang akan dilakukan. f) Identifikasi tujuan riset.
  2. read more »

Januari 24, 2009

Terlalu Sering ‘Context Switching’?

Sering, saya coba buka tulisan lama yang berisi ide-ide produk, isinya hanya setengah jalan. Ide-ide telah dituangkan, namun implementasi baru sebagian saja yang dilakukan, sehingga saat ide tersebut relevan dengan kebutuhan sekarang, saya harus merunut lagi dari awal walaupun saya selalu menuliskan TODO dan STATUS. Ini cukup menyita waktu.

Awalnya memang bersemangat, ngoprek – ngopi, bisa nglembur semalaman, yang dilakukan di rumah setelah pulang kerja. Dan paginya, harus kerja. Jadi, paling tidak ada 2 thread. Saat jam kerja, otak diswitch ke tugas kerjaan, sedangkan setelah pulang kerja balik lagi untuk ngoprek mewujudkan ide, hehehe, tentunya setelah meninabobokan Azizah (rajin amat yah…., hehehe). Melelahkan… banyak ide yang terbengkalai.

Sedang butuh strategi baru, nih. Saran?

Januari 24, 2009

TP-Link WN322G Tanpa NdisWrapper di Linux?

Yup, TL-WN322G di Linux memang ada masalah. Dengan menggunakan chip Zydas ZD1211 (setelah diakuisisi oleh Atheros menjadi AR5007UG), Linux akan langsung autoload modul driver zd1211rw. Firmware telah didownload dari sourceforge dan diinstall/diekstrak semua file firmwarenya ke direktori /lib/firmware/zd1211. Namun, Linux akan mengeluarkan message error terkait dengan RF chip yang digunakan:

usbcore: registered new interface driver zd1211rw
zd1211rw 1-1:1.0: RF MAXIM_NEW_RF 0x8 is not supported

Dan tentunya device tidak akan bisa digunakan.

Sedikit melongok source linux di file drivers/net/wireless/zd1211rw/zd_rf.c, nyata bahwa RF chip (Maxim RF) yang digunakan di WN322G tidak disupport, walah. Hanya RF2959_RF, AL2230_RF, AL7230B_RF dan UW2453 _RF yang disupport.

Ada yang mencoba menggunakan ndiswrapper untuk meload driver Windows, dan bisa.

read more »

Januari 23, 2009

Linux Summit 2009

Hehehe, seneng juga lihat topik-topik terhangat tentang Linux yang akan menjadi bahasan di Linux Summit 2009, yaitu:

  • Embedded and mobile (netbooks)
  • Filesystems
  • Green Linux
  • High performance computing
  • Kernel quality
  • Linux ISV / application packaging
  • LSB (Linux Standard Base)
  • OpenPrinting
  • Planning for the future of Linux
  • Systems management / tracing
  • Virtualization
  • Carrier Grade Linux (CGL)
  • Desktop Architects
Tag: , ,
Januari 23, 2009

Bahan-bahan untuk Hotspot Komunitas

Kemarin dapat usb wifi adapter TP Link WN322G yang bisa dipakai untuk AP (walaupun simulated, software-based). Di BEC bandung tersedia dengan harga Rp. 210rb, cukup murah. Saya memang lebih prefer ke usb wifi ini daripada menggunakan AP dengan interface ethernet. Sempat mencoba mencolokkan ke Puppy OS, dan terdeteksi sebagai usb wireless network zd1211rw yang menggunakan chip ZyDAS ZD1211/ZD1211B. Hanya saja, memang dia butuh firmware yang bisa didapatkan di sourceforge. Belum nyoba lebih lanjut.

Hari ini, saya dapat software web-GUI yang rasanya nanti cocok untuk Hotspot Komunitas, yaitu X-wrt. X-wrt ini sekarang digunakan di Openwrt sebagai salah satu GUI interface untuk administrasi router. Snapshotnya bisa dilihat di sini.

Semakin dekat saja….

Januari 23, 2009

Virus al-Wahn

Seberapa parah kita terjangkit virus ini? virus cinta dunia dan takut mati.

Sebuah introspeksi.

Januari 22, 2009

Daning Ka Tegal Jagoan Korupsi? :(

Madan ora percaya yen Kabupaten Tegal dadi wilayah sing korupsine paling pol rong taun urut-urutan, taun 2007 karo taun 2008. Mbuka google terus manjingna keyword “korupsi tegal”, metu daftar halaman sing mberitakna kasus-kasus korupsi neng Tegal sing nggawe miris. Nganti akehe kasus laporan korupsi, aparat kejaksan ‘kewalahan’, kaya sing diomongna Kepala Kejari Slawi Samsudin:

’’Di sini, jaksa pidana khusus juga ikut menangani masalah pidana umum. Jaksa itu juga ikut dalam persidangan. Demikian juga dengan sejumlah jaksa-jaksa lainnya yang ikut melaksanakan hal sama. Jadi, tidak mungkin dengan tenaga yang terbatas, kami bisa menyelesaikan dengan cepat laporan dari masyarakat yang begitu banyak,’’

Ngrungu’na berita neng i-Radio ya nadane padha, Kabupaten Tegal nempati peringkat-2 se-Indonesia, wilayah sing paling korup, dasare laporan saka pelaku bisnis. Mungkin akeh kutipan ora jelas, sogokan, karo liya-liyane.

Beneran, dadi sedihe por…. kapan yah Tegal moncer?