Catatan Desain PCI Card (Pertimbangan Mekanik)

PCI konvensional

PCI konvensional

Saat ini, hampir semua motherboard yang umum di pasaran mempunyai 1 atau lebih PCI slot yang digunakan sebagai standar antarmuka dengan perangkat-perangkat luar, seperti kontroller VGA, sound, modem, network dan lain-lain. PCI bus (alias Peripheral Component Interconnect) ini sering disebut PCI konvensional, mengingat hadirnya PCI-X dan PCI express yang menawarkan kecepatan transfer data lebih tinggi dengan frekuensi clock sampai 4 GHz jika dibandingkan dengan 66 MHz di PCI konvensional. Namun, PCI konvensional ini masih banyak digunakan. Mungkin hal ini karena implementasi card yang tidak rumit dan relatif murah. Sekarang bagaimana kalau kita ingin mendesain sendiri card PCI untuk aplikasi kita, misalnya membuat card untuk VoIP gateway seperti TDM400P atau TDM800P? Hehehe…

Untuk mendesain card PCI yang sudah terstandar, sudah seharusnya kita memperhatikan spesifikasi yang telah ditentukan. Untuk PCI, standar tersebut dapat ditemukan di pci-sig. Untuk mendownloadnya, ada dokumen spesifikasi yang mengharuskan untuk menjadi member (dan harus bayar). Saya hanya mau share yang sekarang saya kerjakan saja, terutama di mekanik board (ukuran, tebal, dll). Yang lain, coba baca dokumen lengkapnya saja yah… 🙂

PCI keying

PCI keying

Card PCI (device) dapat dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan tegangan operasinya: 1) 3.3v, 2) 5v dan 3) universal. Untuk membedakannya dapat dilihat dari tipe konektornya (istilahnya PCI keying). Card PCI 3.3v tidak dapat beroperasi (masuk) ke slot PCI 5v, demikian pula sebaliknya. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kesalahan tegangan operasi yang seharusnya diberikan ke card. Motherboard yang dijual di Indonesia, sebagian besar menggunakan slot PCI 5V. Untuk mendesain card universal yang dapat dicolokkan ke slot 3.3v dan 5v, kita harus memastikan tegangan operasi (dan level TTL) aman.

Terdapat beberapa kriteria dari ukuran card yang bisa dibuat, yaitu sebagai berikut:

  • Panjang: MD1 (short-card) versus MD2 (long-card)
    Batas panjang MD1 adalah 121.79mm ( 4795 mil / 4.795″ )
    Batas panjang MD2 adalah 169.52mm ( 6674 mil / 6.674″ )
  • Lebar atau tinggi: Full-height PCI/AGP/CNR versus low-profile
    Batas tinggi low-profile adalah 64.41 mm ( 2536 mil / 2.536″ )
    Batas tinggi full-size adalah 106,68 mm ( 4200 mil / 4.2″ )
  • Tebal card
    Tebal layer komponen/top (primary side) maksimal adalah 14.48 mm ( 570 mil)
    Tebal layer copper/solder/bottom (secondary side) maksimal adalah 2.67 ( 105 mil). Wah, berarti boleh yah, meletakkan komponen di layer bottom misalnya komponen dengan footprint SMD0603

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: