John ‘Bandung’: Yang Menang, Yang Terbaik

Tim panzer FC DSP telah membuktikan kualitas permainannya dengan menyudahi perlawanan tim singo telu FC Clarisense dengan skor 8-4 dalam laga Futsal putaran ke-3 yang berlangsung kemarin sore di stadion futsal USB Suci Bandung. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor kemenangan 3 kali berturut-turut atas FC Clarisense. “Kualitas permainan tim kami lah yang membawa kemenangan ini. Walaupun mereka berusaha menekan kami, tapi terbukti mereka masih di bawah kami. Saya bangga dengan kerja tim yang semakin padu,” ujar John ‘Bandung’ Terry saat diwawancara seusai pertandingan. Terry pun dinobatkan sebagai man of the match.

Pertandingan tersebut diwarnai dengan keputusan sepihak wasit yang banyak merugikan tim panzer. Gol Rooney dianulir padahal bola telah melewati garis gawang terlebih dahulu, dan dalam tayangan lambat Rooney tidak terbukti melanggar kiper Francesco ‘Yadi’ Toldo. Malah wasit pun menghadiahinya kartu kuning. Pelanggaran yang dilakukan pemain singo telu tidak dilihat oleh wasit sebagai pelanggaran. Untungnya, para pemain panzer mampu menahan emosi dan tidak terprovokasi oleh keputusan wasit tersebut.

Beberapa peraturan Futsal mulai diterapkan, antara lain adanya batas garis keluar bola, tendangan penjuru dan tendangan bebas saat ada pelanggaran. Hal tersebut membuat pertandingan berlangsung seru dan menarik. Trik menggiring bola dan mengelabuhi lawan dengan memantulkan bola ke pinggir lapangan tidak bisa dilakukan oleh pemain sayap. Teknik membuang bola ke pinggir lapangan saat tertekan lawan juga banyak diperagakan oleh Charles ‘Jabri’ Puyol.

Dalam pertandingan tersebut, Tim singo telu memainkan formasi terbaiknya untuk mencoba menghilangkan trauma dengan mengalahkan lawannya. Talenta-talenta muda nan energik dan penuh stamina diturunkan. ‘Dedi’ Ibrahimovic, ‘Gayuh’ Ponaryo dan Guti ‘Jajang’ Hernandez dipasang sebagai penyerang. Kaka ‘Meon’ yang tidak bisa bermain karena cedera, mengkomandoi mereka dari pinggir lapangan. Mereka pun langsung menggebrak. Serangan bertubi-tubi disusul tendangan keras kerap menghujani gawang van der ‘Hendro’ Tsung yang kali ini bertugas mengawal gawang. “Busyet…”, seru Tsung setiap kali ponaryo menendang bola dengan kerasnya. Sayang, banyak tendangan yang melenceng. Kedudukan pun masih tidak berubah 0-0.

Tim panzer mencuri gol terlebih dahulu lewat sepakan Terry yang ikut membantu serangan. Lewat kerja sama yang apik dengan ‘Herry’ Torres, Terry memperdaya kiper sementara ‘Rizki’ Fabregas. Panzer semakin unggul 2-0 setelah Rooney menambah gol lewat tembakan pelan ke sudut kanan bawah gawang. Sebenarnya bola mengenai gawang, namun bola memantul kembali ke gawang setelah mengenai punggung Fabregas. Singo telu membalas 2-1.

Pertandingan berjalan semakin seru. Tim panzer berhasil menambah 2 gol, sehingga kedudukan menjadi 4-1, sampai kemudian singo telu membalasnya menjadi 4-3. Stamina singo telu sekarang memang luar biasa. “Mereka bermain dengan stamina yang sangat kuat. Luar biasa. Mereka telah berlatih dengan baik”, puji Rooney yang beberapa kali keluar lapangan kehabisan nafas. Bahkan, untuk mengimbangi mereka, Torres pun sampai cedera sampai harus dipapah keluar lapangan. Mudah-mudahan, cedera Torres bisa lekas pulih.

Momen terbaik adalah saat Rooney mencetak gol keduanya dari tengah lapangan untuk mengubah kedudukan menjadi 5-3. Bola rebound hasil tendangan Terry, jatuh ke kaki Rooney yang berdiri di tengah lapangan. Dengan tendangan pisang yang akurat ala ‘Beckam’, bola melintas ke atas kepala 5 orang pemain yang berdiri di depan gawang dan menjebol tepat di sisi kiri atas gawang. Gol itu menjadi gol terbaik sepanjang turnamen futsal ini mulai digelar (Hehehe, narsis yah…). Rooney sendiri mencetak 4 gol dari 8 gol yang tercipta oleh Panzer.

Kokohnya pertahanan panzer yang digalang oleh Terry dan ‘Reza’ Pirlo patut diacungi jempol. Beberapa kali, Terry mementahkan serangan lawan. Umpan bawah dipotongnya, umpan atas disundulnya. Ponaryo dan Ibrahimovic sering kali mati kutu kehilangan bola. Pantaslah gelar man of the match disematkan ke pundak Terry.

Pertandingan itu sendiri berakhir dengan kedudukan 8-4 untuk Panzer. Dan, itu telah membuktikan bahwa kualitas tim masih ada di atas Singo telu. Apapun alasan dan komentar yang dikemukan oleh ofisial tim singo telu tentang pertandingan sebelumnya, terbantahkan. Hasil skor lah yang menjawabnya.

11 Responses to “John ‘Bandung’: Yang Menang, Yang Terbaik”

  1. hahahhahahahaha….

    Ada sebuah pertanyaan mendasar dari wartawan senior Cek dan Ricek, “Kenapa tim yang bertanding disebut sebagai tim Singo Telu?” Soalnya menurut sumber informasi dari FC Clarisense, belum pernah ada bubur merah bubur putih untuk ganti nama atau ganti julukan, apalagi tumpengan.. belum ada sama sekali..

    Berdasarkan pantauan kemarin, tim Singo Telu masih harus banyak belajar. Umpan dari seekor Charles “Jabri” Puyol, masih kurang akurat. Tendangan ke dalam untuk FC Clarisense, langsung berubah menjadi tendangan ke dalam untuk FC DSP, tanpa mereka harus bersusah payah, karena bola langusng out begitu ditendang oleh Puyol.

    Ibrahimovic juga masih harus banyak belajar tentang positioning. Dari pengamatan yang dilakukan, tampaknya Ibrahimovic belum ngerti untuk apa dia digaji. Dia seharusnya memanfaatkan gajinya untuk menambah asupan makanan untuk energi yang dibutuhkan waktu mengejar bola. Bukannya tinggal pasang tampang depan gawang..

    Sementara Ponaryo dengan sepatu barunya, masih aja ngetes tembakan. Sangat disayangkan bung, karena shot accuracy dari Ponaryo masih terlalu minim.. Ponaryo sendiri diprotes oleh teman sejawatnya, Bang Puyol, yang merasa Ponaryo terlalu banyak bergaya di lapangan.. Lepas lagi bolanya.. :)) :)) :))

    Tapi di balik itu semua, kunci kemenangan dari FC DSP sebenarnya adalah tarian dari Alexander “Novan” Pato, yang selalu menghancurkan formasi pertahanan gerendel dari FC Clarisense. Kokohnya pertahanan dari John “Bandung” juga semakin mempersulit gerakan Ponaryo..

    Tim FC Clarisense akan selalu belajar bung.. Tenang sajah.. FC Clarisense akan selalu berlatih tiap sore melalui latihan virtual yang menegangkan dan mempertaruhkan harga diri..

    Sekian laporannya bung didik..

  2. Alasan kenapa keluar nama singo telu?
    pertama, setiap tim perlu julukan, setuju?
    kedua, sekarang ada tim panzer Jerman dan tim three lionnya inggris, kalau diIndokan panzer tetep, three lion paling tepat singo telu
    ketiga, untuk membedakan tingkat stamina, panzer dipilih karena staminanya top, sedangkan singo telu belum cukup makan sehingga sering loyo
    ‘Meon’ Kaka protes, Kaka itu harusnya Gayuh, tapi saya pikir Gayuh masih kurang ngganteng walaupun tendangannya sekeras ponaryo, hehehe. Itu pujian buat Meon dan Gayuh juga. Peace yah…

  3. hahahhahaa…

    Gilaaa… dari Three Lions jadi Singo Telu.. Asseeemmm…. Kirain dapet ide dari mana ada nama Singo Telu😀

    Oke bung Didik, mulai sekarang berarti FC Clarisense akan dengan bangga memasang nama Singo Telu..😀

  4. Semakin menarik saja pertandingan demi pertandingan yang dimainkan oleh kedua tim. Tampak peningkatan kualitas teknik dan fisik sudah semakin baik saja. Hanya kali ini torres tidak terlalu berkonsentrasi sehingga terjadinya cidera sebenarnya tidak harus terjadi. Tapi dipastikan pada laga berikutnya torres akan tampil dengan prima, tentunya dengan ‘fashion’ yang lebih lengkap. Emangnya ponaryo aja yang bisa ‘fashionable’ walaupun akhirnya keakehan gaya…hahahahha

  5. Hahahahahahhahahahahaha…..

    Itulah sebabnya saudara HIS, tadi pagi Bang Puyol memprotes dengan keras dan tanpa ampun terhadap aksi-aksi yang dilakukan oleh Ponaryo. Shot accuracy yang rendah, nilai dribble yang minus, apalagi tactical dribble yang tidak mendapatkan predikat “star”, semakin menguatkan fakta dari Bang Puyol untuk memprotes dan mengecam tindakan2 yang tidak masuk akal tersebut..

    Ponaryo sendiri mengaku khilaf atas kesalahan yang dilakukannya. Yah, mentang-mentang pake sepatu baru kata beliau, jadi pengen bergaya terus.. hihihihih…

  6. Waduh, sorry ya mas IG, nggak sempat memperhatikan sepatu barunya….. so what gitu loh…

  7. Agar tidak bermain pincang, saya akan menggunakan sepatu dech di pertandingan mendatang ..

    Yuk kita tunggu aksi-aksi di lapangan.

  8. Sudah saatnya diterapkan tendangan sudut … karena bola banyak dibuang dengan sengaja oleh pemain belakang. Lagi pula dgn tendangan sudut, bakal tercipta gol-gol spektakuler lewat sundulan. Kumaha?

  9. Tendangan sudut/penjuru telah diterapkan bung Kris. Tapi karena dadakan, tidak ada pemain panzer yang bisa memanfaatkan heading, terlebih saya, bung. Minggu depan harus latihan tendangan mati yang matang untuk jadi gol kepala.

  10. C’nS Junior mengadakan Futsal Competition 2009
    Sistem Gugur

    Pertandingan diadakan di Futsal City, Duren Sawit, Jakarta Timur pada hari Sabtu-Minggu 25-26 April 2009

    Pendaftaran 1 Maret- 9 April 2009 Biaya pendaftaran Rp.50.000,- /pemain
    Usia maksimal kelahiran 1997.

    Pendaftaran Hubungi Pak Dendy/Pak Roni di Pusat Penerbit LIA di Pramuka Tel. 8572632
    ———————-
    Mau ke dufan atau gelanggang samudera ancol.
    Beli C’n S 1 tahun (8 edisi) = Rp. 136.000 mendapatkan 2 tiket gelanggang samudera ancol senilai Rp. 75.000 x 2 = Rp. 150.000,-
    Beli C’n S 2 tahun (16 edisi) = Rp. 272.000 mendapatkan 2 tiket Dufan senilai Rp.100.000,- x 2 = Rp.200.000,-
    ———————
    Beli C’n S Junior 1 tahun (12 edisi) = Rp. 174.000 mendapatkan 2 tiket gelanggang samudera ancol senilai Rp. 75.000 x 2 = Rp. 150.000,-
    Beli C’n S Junior 2 tahun (24 edisi) = Rp. 348.000 mendapatkan 2 tiket Dufan senilai Rp.100.000,- x 2 = Rp.200.000,-
    Hubungi Pak Dendy/Pak Roni di Pusat Penerbit LIA di Pramuka Tel. 8572632, 8565864

Trackbacks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: