Beralih dari PuppyOS-3.01 ke PuppyOS-4.20

PuppyOS-420 in Action

PuppyOS-420 in Action

Hari ini saya mencoba mengupdate Puppy Linux OS dari versi Puppy-unleashed 3.01 (oprekan) ke versi 4.20 ‘Deep Thought’. Beberapa pertimbangannya adalah tampilan yang menarik dengan update Xorg + appletnya yang semakin lengkap, hehehe. Itu salah satunya, lihat Release Notes. Sebenarnya saat ini, saya happy saja menggunakan Puppy-3.01. Mulai dari untuk mengembangkan produk (skematik, layout, HDL programming, simulasi, kompilasi software, debugging) sampai pembuatan dokumen (Lyx Latex, openoffice). Walaupun ada keterbatasan juga, misalnya tidak bisa mengeprint halaman ke printer Windows share (hehehe, Windowsnya kali yang masalah) dan dual-display saat harus presentasi (yang ini harus direboot dulu dengan kabel VGA OHP nyambung). Memang, sepertinya bisa diatasi misalnya dengan update CUPS printer dan mengkompile ulang Xorg dengan dukungan Xinerama. Tapi kelamaan ah… Akhirnya mau mencoba versi 4.20 ini, mudah-mudahan dua masalah di atas bisa terpecahkan.

PuppyOS terinstall di Laptop secara frugal (lawan dari Full HD), yang artinya root filesystem (dengan squashfs) dapat tersimpan di sebarang partisi harddisk, sehingga tidak diperlukan partisi khusus untuk menyimpan rootfs. Kelemahannya, loading Puppy akan lebih lama, karena rootfs tersebut harus dipopulate ke memori terlebih dahulu. Namun, bisa jadi ini akan mempercepat program saat runtime, karena tidak perlu lagi membaca ke disk storage saat harus menjalankan program, tapi langsung ke memori.

Rootfs PuppyOS-3.01 saya tersimpan di partisi /dev/sda7 di direktori /puppy301. PuppyOS-4.20 direncanakan akan disimpan di direktori /puppy420 di partisi yang sama. Sehingga yang perlu dilakukan hanya mengkonfigurasi bootloader grub saja, sedangkan puppy versi sebelumnya masih bisa digunakan.

File-file yang diperlukan untuk frugal yang harus disimpan di direktori /puppy420 adalah

  1. initrd.gz : initramdisk yang akan dijalankan oleh bootloader setelah loading kernel
  2. vmlinuz: image kernel terbaru 2.6.25-16
  3. pup_420.sfs: root filesystem puppyOS dalam squasjfs

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Download puppy-4.2-k2.6.25.16-seamonkey.iso
  2. Mount iso file, misalnya:
    #> mount /{iso_dir}/puppy-4.2-k2.6.25.16-seamonkey.iso /mnt/cdrom
  3. Buat direktori puppy420 di /mnt/home/ (root direktori dari /dev/sda7 tempat puppy berada) dan copy file yang diperlukan:
    #> mkdir /mnt/home/puppy420
    #> cp /mnt/cdrom/{*.sfs,*.gz,vmlinuz} /mnt/home/puppy420 -v
  4. Edit file /mnt/home/boot/grub/menu.lst, kebetulan saya menggunakan bootloader grub. Tambahkan entry:
    title Puppy Linux 420 frugal
        rootnoverify (hd0,6)
        kernel /puppy420/vmlinuz pmedia=satahd psubdir=puppy420
        initrd /puppy420/initrd.gz
    

    Ubah boot defaultnya ke Puppy Linux 420 frugal ini.

  5. Coba reboot

Siap deh PuppyOSnya. Sekarang tinggal link data dari storage ke puppy baru ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: