Teknik menyolder: HASL kadang masalah di SMD

Kalau kita pesan PCB, biasanya pad untuk komponen (terutama komponen SMD, small-mounted devices) sudah diberi Hot Air Solder Level/HASL, lapisan timah tipis di atas pad. Tujuannya adalah untuk memudahkan assembly (alias soldering) terutama saat menggunakan solder hot-air, sehingga tidak diperlukan lagi penambahan timah (alias tinol). Dengan meletakkan komponen di atas padnya yang sudah ada HASLnya, kita hanya tinggal menyemprotkan udara panas ke pad komponen tersebut, dan pin komponen akan melekat di pad, seperti saat kita menyolder konvensional.

Untuk board dengan banyak komponen SMD, HASL ini jelas sangat memudahkan. Kalau pesanan PCB tidak ada HASL-nya, teknik solder yang biasa dilakukan adalah dengan mengoleskan timah panas di satu pad, tapi harus tipis saja. Untuk komponen IC, misalnya dengan footprint VQFP atau bahkan yang lebih rapat, semua pad dioleskan timas secara merata dan tipis. Baru komponen dipasang di padnya (setelah align antara pad dan pinnya), dan mulailah pin dipanaskan baik dengan solder hot-air maupun solder konvensional.

Nah, yang perlu hati-hati adalah jangan terlalu percaya kalau pin sudah menempel ke pad berarti ia sudah tersolder ke padnya dengan sempurna saat kita menggunakan teknik di atas. Saya sendiri sering menemukan di board yang saya buat, pin telah menempel di pad, dan percobaan pertama berhasil. Beberapa waktu kemudian, board tidak bisa berfungsi. Inspeksi ke board, saya menemukan beberapa pin sudah tidak menempel di padnya. Hmmm… Solusinya gampang, yaitu dengan menambahkan timah lagi di pin, sehingga pin tersolder sempurna ke pad. Dan, board jadi ok.

Jadi, tips saya adalah HASL hanya digunakan untuk melekatkan pin komponen ke padnya. Tetap tambahkan timah, agar pin tersolder sempurna ke pad pcb. Selamat berkreasi.

3 Komentar to “Teknik menyolder: HASL kadang masalah di SMD”

  1. tukeran link donk??????????????????

  2. kalo saya biasanya pake lotfet(gondorukem) pak..dioles ke atas timah yg mo diperbaiki..lebih mudah pengerjaannya..timah antar pin tidak gampang lepas..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: