Kondisi Jalan di Jalur Pantura

Kira-kira bagaimana yah kajian ketahanan jalan raya di Pantura? Kok belum setahun diperbaiki, sudah banyak bergelombang.

Berkunjung dari Cimahi ke rumah orang tua di Tegal minggu lalu, memberikan banyak pengalaman. Berkendara sendiri menggunakan mobil Civic’76 bersama Bune dan Azizah, memberikan keasyikan sendiri (dan juga ketegangan!). Lewat jalan tol ke Cileunyi, Jatinangor, Sumedang dan Majalengka dilewati dengan nyaman. Jalanan berkelok dan menurun tajam saat mulai masuk ke Tanjung sari, cadas pangeran, Tomo. Tapi, nyaman, jalan halus.

Begitu, keluar dari kota cirebon, masuk ke kab. cirebon. Ketidaknyamanan mulai kami rasakan. Berkendara sedan, dengan suspensi seadanya, kondisi jalan bergelombang sangat terasa. Jalan pantura di kab. Cirebon, Brebes dan Tegal penuh dengan lubang, belum lagi jalan ambles sehingga bergelombang. Lengkap sudah, dah.

Waktu lewat, jalanan ini sedang dalam perbaikan, mungkin untuk persiapan jalur mudik Lebaran 2009. Kayaknya hampir setiap tahun, ada proyek pengerjaan jalan Pantura. Jalan yang tadinya mulus tidak tahan lama. Kita pun tahu berbagai jenis kendaraan melintas di jalur Pantura ini, mulai dari kendaraan ringan sampai kendaraan berat (mis. truk trailer). Tapi cukup pula menimbulkan pertanyaan, ada nggak sih desain jalan utama yang bisa bertahan lama dan tahan terhadap kendaraan berat?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: