Archive for ‘Distro OS dan aplikasi’

Juni 20, 2010

Instalasi Mendeley Desktop di uBuntu Lucid

Setelah uBuntu Lucid telah terinstall, berikutnya adalah menginstall Mendeley Desktop untuk mengorganisasikan file-file referensi yang saya punya, baik ebooks, paper, jurnal, maupun thesis dan dissertation report.

Mendeley.com telah menyediakan repository software ini untuk distro Linux uBuntu dari versi Hardy sampai Lucid. Yang perlu dilakukan untuk menginstallnya adalah dengan menambahkan alamat repositori ke dalam sources.list (file /etc/apt/sources.list). Tambahkan baris berikut di file tersebut (sesuaikan dengan versi uBuntu yang digunakan). Saya menggunakan Lucid, jadi baris “deb http://www.mendeley.com/repositories/xUbuntu_10.04 /” yang ditambahkan.

# Hardy/8.04 
deb http://www.mendeley.com/repositories/xUbuntu_8.04 /
# Intrepid/8.10 
deb http://www.mendeley.com/repositories/xUbuntu_8.10 /
# Jaunty/9.04
deb http://www.mendeley.com/repositories/xUbuntu_9.04 /
# Karmic/9.10 
deb http://www.mendeley.com/repositories/xUbuntu_9.10 /
#Lucid/10.04: 
deb http://www.mendeley.com/repositories/xUbuntu_10.04 /

read more »

Juni 20, 2010

Berusaha Familiar dengan uBuntu

Minggu ini, saya mencoba menggunakan uBuntu Lucid Desktop di laptop Acer Aspire 4710 saya. Sebelumnya ada Linux SuSE 10.2 di partisi root dan Puppy Linux 4.31 yang dijalankan secara frugal di partisi tersebut. Namun, Puppy Linux yang diload secara default oleh grub karena SuSE 10.2 (versi Jadul nih) dengan KDEnya terasa berat dijalankan. Sehingga dalam keseharian, SuSE ini jarang sekali digunakan.

Belakangan, saya butuh Linux desktop yang ‘lebih’. Sebenarnya Puppy Linux sudah dapat mencukupi apa yang saya butuhkan: internetworking, dokumentasi, desain elektronik sampai pengembangan software dapat dilakukan di Puppy Linux ini. Memang karena didesain minimalis, beberapa hal kurang disupport seperti accessibility ke hardware misalnya bluetooth, IrDA. Dan uBuntu Lucid lah yang akhirnya saya install untuk menggantikan SuSE di partisi root dan diset sebagai OS default. Ini tidak ada kaitannya dengan Piala Dunia Afrika Selatan loh. Total storage yang digunakan adalah 2.6GB. Untuk image sfs Puppy Linux, saya masih menyimpannya di grub.

Transfer file antar panel

Transfer file antar panel

Dengan GNOME, uBuntu Lucid ini sangat menarik. Setelah terinstall, perlu juga nih re-organisasi file dan folder. File manager Nautilus dibuka. Keren. Dua panel sekaligus dapat dibuka, satu untuk ftp, dan satunya untuk folder lokal. Pemindahan dan pengkopian folder dari satu panel ke panel lainnya dapat dilakukan dengan drag-and-drop. Untuk memindahkan file/folder, kilk untuk memilih (tekan shift dan geser pointer mouse untuk memillih multiple files/folders), tekan tombol shift dan geser pointer mouse ke panel tujuan. Dan files/folder terpindahkan.

Mei 10, 2010

Permainan 8Puzzle dan Algoritma Best-First Search

Dalam permainan 8Puzzle terdapat 9 cell 3 x 3 yang berisi 8 kotak (selanjutnya disebut tile, T), dengan penomoran 1 sampai 8 (T1-T8), yang bisa digeser. Satu cell selalu kosong (selanjutnya disebut blank, B), dan tile yang bersebelahan dengan blank dapat digeser ke cell blank tersebut. Bisa juga dikatakan, blank digeser ke arah tile sebelahnya, yang selanjutnya penggeseran blank ini akan digunakan dalam program. Susunan tiles yang unik menunjukkan satu state. Susunan tiles awal disebut state inisial, sedangkan susunan tiles akhir disebut state tujuan. Penggeseran blank berarti menambah satu state baru. Objektif permainan adalah menggeser blank sampai ke state tujuan. Suatu algoritma pencarian diterapkan untuk mencapai objektif tersebut, seperti ditunjukkan dalam Gambar berikut:

Contoh permainan 8puzzle

Ukuran performansi algoritma pencarian yang diimplementasikan adalah sebagai berikut:

read more »

Februari 4, 2010

Menggunakan Bibliografi di Lyx

Menyisipkan citation di artikel/paper menggunakan daftar/database bibliografi yang telah kita susun? Hmmm. Sudah seharusnya bila kita menulis artikel/paper dan mengacu ke suatu referensi yang telah dipublikasikan, kita wajib menuliskan citation yang tertuju ke referensi acuan di artikel kita. Kalau kita rajin membaca paper/jurnal (hehehe, saya lagi mencoba belajar), kita akan punya sekumpulan daftar pustaka yang mungkin akan kita acu di tulisan kita. Bagaimana memanaje daftar pustaka ini? Dan bagaimana cara kita menggunakan beberapa pustaka tersebut sebagai acuan?

read more »

Desember 30, 2009

Masih Seputar Google Chrome di Puppy Linux

Chrome internet menu

Chrome internet menu

Google Chrome sudah jalan di Puppy Linux dan stabil. Namun, ada sedikit masalah dengan settingan proxy. Web proxy harus diset lewat enviroment. Kalau environment http_proxy, https_proxy, ftp_proxy, atau all_proxy tidak diset, maka Chrome akan langsung mendirect http request ke situs tujuan. Di sinilah masalahnya. Di distro Linux lain hal ini juga berlaku. Di rumah, saya harus koneksi langsung tanpa proxy, sedangkan saat di kantor koneksi harus lewat proxy. Mengetikkan 2 perintah berbeda dari konsole shell ( 1 untuk yang dengan proxy, satunya tanpa proxy), jelas cukup merepotkan ;). Kita terbiasa klik langsung dari menu start. Solusinya adalah buat dua menu berbeda untuk menjalankan Chrome yang diberi nama “Chrome web browser (use proxy)” dan “Chrome web browser”. Hehehe, beda dengan snapshotnya yah (variasi lah..). Di Puppy Linux, berikut yang perlu dilakukan.

read more »

Desember 22, 2009

Mencoba Google Chrome di Puppy Linux

Saya memilih Google Chrome dan Seamonkey sebagai browser internet di Puppy Linux saya. Tapi saya memakainya dalam dua kondisi berbeda. Kalau sedang berinternet di rumah, saya biasakan menggunakan Google Chrome. Sedangkan kalau di lab, Mozilla Seamonkey yang digunakan. Kok bisa? Dan bagaimana utilitas resource yang digunakannya?

read more »

Desember 13, 2009

Fonts di TexLive untuk Puppy Linux

Puppy Linux OS identik dengan OS dengan kebutuhan resource yang minimal: CPU, memori dan storage. Nah, saat ini saya sedang mencoba menginstall Texlive di Puppy Linux ini, yaitu texlive-20091107. Tapi kebutuhan storage untuk mendapatkan sistem Texlive yang lengkap ini benar-benar ‘gila-gilaan’. Setidaknya dibutuhkan minimal 2.1 GB. Bandingkan dengan sistem Puppy Linux itu sendiri yang hanya 200 MB. Porsi terbesar di texlive adalah koleksi font-nya yang mencapai 915 font sebesar 630 MB dan file dokumentasi 890MB. Hal ini berarti fontnya harus di’kurus’kan dan dokumentasi di-exclude. Sekarang, bagaimana memilih font yang ‘recommended’ untuk diinstall?

read more »

Desember 11, 2009

Seamonkey tidak bisa untuk login gmail dan facebook?

Baru mencoba untuk membuat account gmail baru dan menambah friend facebook dengan menggunakan browser mozilla seamonkey di Puppy Linux. Dan gagal. Saat security check saat add friend facebook, 2 image kata yang harus dimasukkan tidak bisa ditampilkan, langsung blank. Otomatis, add friend gagal, duh.

read more »

November 30, 2009

Semakin Asyik Saja Dengan Vym, Nih…

Kira-kira seminggu yang lalu saya mencoba install Vym-1.12.2 mind manager di Puppy Linux. Dan saya telah menemukan manfaatnya yang sangat besar, terutama saat mentrigger ide dan tracking implementasi ide tersebut.

read more »

November 11, 2009

Instalasi Ubuntu (Totally) Lewat Jaringan

Saya ingin menginstall ubuntu (Karmic) di komputer untuk pengembangan software, testing dan debugging. Distro ubuntu akan diinstall ke harddisk baru. Saya bereksperimen menggunakan jaringan untuk booting dan instalasi, tanpa image iso dengan cd atau dvd atau device booting lainnya. Semua dari network. Ini dimungkinkan karena motherboard/mobo yang digunakan mempunyai option untuk booting lewat jaringan (saya menggunakan PXE boot). Mobo keluaran terbaru umumnya mempunyai option ini (mungkin ditambah dengan gPXE).

Untuk melakukannya, saya menggunakan laptop yang akan berperan sebagai PXE server. OS yang terinstall di laptop adalah Puppy OS 4.21. Yang diperlukan di laptop ini adalah server DHCP dan TFTP untuk mensupport protokol PXE. dnsmasq saya gunakan sebagai daemon DHCP dan TFTP ini.

Cara ini cukup efektif nih kalau ada beberapa (banyak) komputer yang harus diinstall dengan distro yang sama, misalnya untuk Warnet, laboratorium sekolah, kantor. Yang dibutuhkan hanya sebuah komputer server untuk DHCP dan menyimpan file image instalasi (yang besarnya relatif kecil, total hanya sekitar 12 MB). Paket-paket distro langsung diambil dari repository lewat jaringan, misalnya untuk ubuntu ada di http://kambing.ui.ac.id/ubuntu. Ini suatu penghematan.

Bagaimana melakukannya, yah? Cukup mudah. Berikut eksperimen saya menggunakan Puppy OS.

read more »