Archive for ‘Embedded linux’

Juni 4, 2010

Instalasi dan Update Zeroshell (Retro)

(Artikel ini tersedia dengan Creative Commons Attribution-ShareAlike License)

Topik bahasan di artikel ini adalah:

  1. Instalasi router distro zeroshell-1.0-beta12 secara permanen (bukan live-CD/DVD) di storage IDE, SATA, dan USB atau device storage lainnya
  2. Update kernel dan initrd.gz dengan versi kernel lebih baru (2.6.31.4)
  3. Update root filesystem untuk kostumisasi aplikasi-aplikasi Zeroshell, misalnya untuk mensupport akses internetn lewat EVDO

Untuk otomatisasi langkah 2 dan 3, script shell (bash) juga ditampilkan. Saya menganggap Anda sedikit banyak telah paham dengan sistem dan program utility Linux serta pemrograman shell (sh), sehingga penjelasan lebih detail tidak diberikan. Bagi yang belum familiar, bisa mencarinya sendiri di internet.

read more »

Juni 3, 2010

Sedikit Catatan Tentang EVDO di ZeroShell

Ini catatan lama (akhir 2009) saya saat membuat Mobile Router dengan Zeroshell yang ketemu, terutama saat hendak mengintegrasikan modem EVDO ke Zeroshell. Yang perlu dilakukan adalah 1) update kernel, 2) update initrd.gz (karena ada modul yang terinstall di sana), dan 3) update root filesystem. Hehehe, repot yah (tenang guys, saya lagi telah menyusun kembali script-script yang terserak untuk mengotomatisasi ketiga langkah tersebut, mudah2an weekend ini sudah kelar). Mohon maaf isinya berantakan, maklum diambil dari log kegiatan.

Sejauh yang saya tahu, Zeroshell-1.0-beta12 tidak mensupport 3G untuk CDMA (EVDO), karena:

  1. konfigurasi usb_modeswitch tidak mengenal modem usbnya (misalnya ZTE AC8710), sehingga usb_modeswitch perlu diupdate (usb_modeswitch ada di root filesystem). Untungnya, modul kernel usb serial sudah mensupport modem ini (mungkin kernel dan initrd.gz tidak perlu diupdate, tapi saya melakukannya karena masalah driver ethernet Realtek 8169 di motherboard saya yang memerlukan driver terbaru).
  2. Session ppp chat yang berbeda antara HSPA dan EVDO, sehingga script kerbynet perlu juga dimodifikasi

Setelah usb_modeswitch diupdate dan modem combo dikenali sebagai modem (bukan usb storage), berikutnya adalah memodifikasi ppp chat.

read more »

Mei 26, 2010

Menstabilkan Board GESBC-9G20

Ethernet down di Sistem Linux GESBC-9G20

Ethernet down di Sistem Linux GESBC-9G20

Memang akan sangat menyenangkan saat melihat board embedded kita dapat menjalankan sistem Linux. Saat console mengeluarkan prompt, hati bersorak: “Horee!”. Semua aplikasi yang ada di sistem Linux dapat dijalankan dengan sempurna. Tapi, setelah ‘beberapa saat’ (saya tidak tahu pasti, berapa lama), link Ethernet down. Ini berarti semua aplikasi internet akan mati. Padahal itu esensial, Duh. Saya tidak tahu kapan dan bagaimana problem itu muncul. Jadi, sekarang yang perlu dilakukan adalah menstabilkan sistem: membangkitkan error secara repetitif (bilamana itu terjadi), mengisolirnya dan memperbaikinya. Hihihi, mumet dah…. Sampai saat ini saya masih belum menemukan solusinya, mohon kalau ada yang bisa membantu.

Formulasi masalahnya adalah link ethernet seringkali down dengan pesan:

[root@gesbc-ippbx /root]# eth0: link down
nfs: server 167.205.24.118 not responding, still trying
nfs: server 167.205.24.118 not responding, still trying

Kalau beruntung, link akan up dalam waktu yang tidak bisa ditentukan. Board yang digunakan adalah GESBC-9G20 yang menggunakan prosesor Atmel AT91SAM9G20, device driver ethernet controler menggunakan macb, dan ethernet physical menggunakan Davicom DM9161AEP. Root filesystem tersimpan di server NFS Puppy Linux 4.31, jadi sistem menggunakan filesystem NFS yang termouting sebagai root /.

read more »

Mei 20, 2010

File /etc/services

Setiap tipe aplikasi internet baik server maupun client akan menggunakan nomor port seperti yang didefinisikan dalam RFC1700 tentang sistem penomoran, misalnya aplikasi http menggunakan port 80, ftp port 21, ssh port 22, atau ntp port 123.

Namun, dalam program server atau client, seringkali lebih disukai menggunakan nama servicenya daripada memberikan nomor portnya. Konversi nama service dan asosiasi nomor portnya dilletakkan di satu file konfigurasi. Di Linux, file ini adalah /etc/services. File ini digunakan oleh semua program internet yang berjalan di sistem Linux tersebut, sehingga terstandar untuk semua aplikasi. Contoh isi file tersebut adalah:

read more »

Mei 10, 2010

uImage dan Rootfs untuk AT91SAM9G20

Hari ini, saya mulai membuat image kernel (uImage) dan root filesystem untuk board GESBC9G20 dengan prosesor AT91SAM9G20.

Image kernel dibuat untuk diload di bootloader u-Boot (uImage). Versi kernel yang digunakan 2.6.27 dengan patch untuk platform prosesor AT91. Konfigurasi kernel menggunakan konfigurasi default untuk board AT91SAM9G20-EK.

Root filesystem berisi paket-paket software berikut: uClibc-0.9.30, busybox-1.12.2, hotplug scripts, udev-119, ncurses-5.3, openssl-0.9.27d, zlib-1.2.3, zaptel-1.4.12, asterisk-1.4.17 dan driver Etherbank untuk VoIP gateway yang kami kembangkan.

Untuk membuat image kernel dan root filesystem tersebut, environment software yang digunakan adalah crossbuilder. Ini environment berisi script-script bash (shell) untuk membuat toolchain, mengkompile dan linking program secara batch. Sejak tahun 2005, script diupdate terus untuk keperluan membangun sistem embedded dengan prosesor 32-bit baik x86, arm maupun mips. Dan sekarang untuk membangun ip-pbx di board AT91SAM9G20.

read more »

Agustus 6, 2009

Eye-Fi Share: Wireless SD Card

Card Eye-Fi Share (www.eye.fi)

Card Eye-Fi Share (www.eye.fi)

Produk SD Card dari Eye-Fi dengan fitur yang menarik: kemampuan Wi-Fi. Selain dapat digunakan sebagai penyimpan data foto dan video dari kamera, ia dapat terkoneksi ke akses point secara wireless. Kapasitas penyimpanan data sampai 8 GB. Dengan produk ini, hasil capture foto dan video dapat diupload ke komputer tanpa kabel. Selain itu, Eye-Fi menyediakan layanan WebShare, sehingga kita dapat upload secara langsung ke layanan Eye-Fi melalui jaringan wi-fi kita tanpa harus lewat komputer terlebih dahulu. Webshare kemudian bisa mengirimkan foto ke account flickr, facebook ataupun picassa.

Card Wi-fi share dengan 2GB + Wi-fi dijual US$60. Belum tahu apa sudah ada di Indonesia.

Tag: , ,
Mei 15, 2009

Hanya Menjadi Penonton WiFi/3G Router

Yup, sampai saat ini saya hanya bisa menjadi penonton saat produk-produk Wi-Fi Router yang terintegrasi dengan jaringan akses internet broadband (3.5G ataupun EVDO) mulai bermunculan. Yaitu perusahaan Spanyol Novotel Mi-Fi (mobile wi-fi?) yang merilis produk ini, dengan seri MiFi 2200 dengan akses jaringan CDMA dan MiFi 2352 dengan akses jaringan HSPA. Hehehe, menarik yah.

Berikut sedikit ulasan produk tersebut. Ia mungkin dibangun di atas konfigurasi Linux + uClibc + Busybox. Satu kombinasi software untuk perangkat embedded. Driver yang diperlukan adalah untuk modem HSPA atau EVDO dan module wi-fi. Lalu di atasnya ada pppd + wvstream + wvdial untuk aplikasi internet dialer. Daemon yang dijalankan mungkin dhcpd dari busybox (dan daemon server busybox lainnya, misalnya httpd, telnetd). Port forwarding dan routing akan dijalankan oleh iptables dan wifi akan dikontrol oleh wireless tools. Sekarang tinggal desain gui-nya. Yang pasti tidak berbasis Apache + PHP, tho? hehehe.

Mei 5, 2009

Wireless Mobile Router versi LinuxDevices

Hotspot in a box

Hotspot in a box

Inilah wireless mobile router (hotspot mobile) yang telah diluncurkan oleh Proxicast di Linux Devices, dengan judul “Hotspot in a Box” runs Linux. Dengan casing standar MIL, dan menggunakan board embedded (sayang tidak disebutkan type boardnya) yang dilengkapi dengan 3G dan 802.11 a/b/g WiFi, jadilah hotspot yang mobile dan kebutuhan daya rendah. Produk ini cocok, misalnya untuk peralatan komunikasi darurat saat bencana.

The Cell-Pak is designed for emergency response, humanitarian assistance, disaster-relief, military, and other applications that require communications when wired communications infrastructure is unavailable, damaged, or overloaded, says Proxicast. It is said to be especially useful for first responders to hurricanes, floods, fires, earthquakes, or other disasters.”

Tambah lagi, platform advertising/periklanan untuk melewatkan iklan marketing ke user mobile, seperti yang ada di N-Vio Router, tambah keren aja yah…

Memang, cepat atau lambat, produk jenis ini akan ada yang buat. Ketinggalan lagi, kah kita?

Januari 24, 2009

TP-Link WN322G Tanpa NdisWrapper di Linux?

Yup, TL-WN322G di Linux memang ada masalah. Dengan menggunakan chip Zydas ZD1211 (setelah diakuisisi oleh Atheros menjadi AR5007UG), Linux akan langsung autoload modul driver zd1211rw. Firmware telah didownload dari sourceforge dan diinstall/diekstrak semua file firmwarenya ke direktori /lib/firmware/zd1211. Namun, Linux akan mengeluarkan message error terkait dengan RF chip yang digunakan:

usbcore: registered new interface driver zd1211rw
zd1211rw 1-1:1.0: RF MAXIM_NEW_RF 0x8 is not supported

Dan tentunya device tidak akan bisa digunakan.

Sedikit melongok source linux di file drivers/net/wireless/zd1211rw/zd_rf.c, nyata bahwa RF chip (Maxim RF) yang digunakan di WN322G tidak disupport, walah. Hanya RF2959_RF, AL2230_RF, AL7230B_RF dan UW2453 _RF yang disupport.

Ada yang mencoba menggunakan ndiswrapper untuk meload driver Windows, dan bisa.

read more »

Desember 24, 2008

Notes Power Supply untuk Board TS72XX

Skema power supply di board TS72xx

Skema power supply di board TS72xx

Dalam manual, power supply untuk board TS72xx yang digunakan adalah 5VDC. Dengan supply tegangan tersebut, memang board TS72xx dapat booting dan masuk prompt shell Linux. Ini dilakukan tanpa usb harddisk terpasang di board. Tapi kebutuhan akan storage yang besar, mensyaratkan usb harddisk ini terpasang dan dapat dimounting dan selanjutnya dapat digunakan untuk menyimpan file-file yang lumayan besar, misalnya data rekaman, cache, dll.

Namun, ketika usb harddisk ini dicolokkan ke port USB (hotplug), timbul masalah. Entah itu sistem jadi reboot sendiri maupun bunyi harddisk yang berisik.

Hipotesis dan solusi

Hipotesisnya adalah kekurangan tegangan 5V (atau arus) untuk mensupply harddisk ini. Bisa jadi, saat hotplugging arus tersedot ke usb harddisk ini, yang mengakibatkan tegangan core drop dan sistem akan reboot, apalagi terdapat current limiter 0.75A di board. Solusinya adalah dengan mengganti tegangan supply yang lebih besar dari 5V, misalnya 7.5V,2A.

Untungnya board ts72xx menggunakan tegangan 3.3v dan 1.8v sebagai tegangan corenya. Dengan kata lain, ada regulator tegangan 3.3v dan 1.8v, sehingga penggunaan tegangan 7.5V tidak akan membawa masalah.

Percobaan

Sumber tegangan 5V,3A diganti dengan yang 7.5V, 2A. Linux dapat booting dan menampilkan prompt. Saat usb dicolokkan ke port USB,

read more »