Juni 15, 2010

Twitter is Over Capacity

“Twitter is over capacity.

Too many tweets! Please wait a moment and try again.”

Hari ini nggak bisa nge-tweet. Munculah burung-burung yang beramai-ramai mengangkat a huge whale.

Over capacity twitter ini menjadi trending. Setelah bisa masuk, tidak bisa mengirim tweet: “Internal Server Error”. Servernya kewalahan? Anyway, berarti hebat yah twitter ini bisa menarik banyak orang.

Ya udah kalo begitu.

Tag:
Juni 15, 2010

Flashback Blogging: Nulis Opo Sih?

Sudah lebih 2 tahun saya menulis di blog ini, dengan total posting 300-an lebih. Lumayan banyak juga, hehehe. Iseng-iseng saya coba melihat arsip posting dan komentarnya, tentang Linux, programming elektronik, dan perjalanan hidup. Tapi, saya perlu waktu untuk mencoba mencerna apa sih yang dituliskan, dan duh banyak yang saya tidak mengerti maksud dan intisari isinya. Padahal itu tulisan saya sendiri loh, buah pikiran saya pada saat tulisan itu dibuat. Kok bisa yah?

Anyway, saya menikmatinya 🙂 dan bersyukur telah menandai jejak perjalanan insani saya di blog.

Selamat blogging.

Juni 13, 2010

Tagihan Telepon Rumah Membengkak

Penasaran juga bagaimana PT. T*lkom sebagai satu-satunya operator telepon kabel di Indonesia menghitung tagihan telepon rumah dan melayani pelanggannya.

Tagihan telepon rumah bulan April lalu melonjak. Kalau sebelumnya hanya sekitar 70rb-an (64,8rb) sekarang lebih dari 100rb. Tidak pernah sejak pasang telepon 2009 silam, tagihan lebih dari 70rb. Duh, biayanya buat apa saja sih? Sepertinya pemakaian juga jarang, tidak ada yang berlebihan, karena memang males nelpon dengan telepon kabel ini, nggak bisa ngecek berapa sih yang tarifnya. Kalau dilihat, tagihan ini hampir sama dengan tagihan listrik yang ‘hanya’ 110rb perbulan dengan pemakaian 24-jam full non-stop (kecuali aliran mati), yang selalu diprotes kalau ada rumor tentang kenaikan TDL. Ini T*lkom ‘luar biasa’ yah, bisa meraup laba yang WOW, tanpa perlu berhadapan langsung dengan publik.

Sebenarnya ada satu yang istimewa bulan lalu. T*lkom mengadakan program yang akan membebaskan biaya abonemen. Heh, masih ada abonemen yah? Ya iya lah, 32.5rb perbulan harus dikeluarkan pelanggan untuk biaya abonemen. Program ini membebaskan pelanggan dari biaya abonemen. Masa sih? simak dulu yah. Baca lebih lanjut

Juni 12, 2010

Menunggu GOL

Hari Jum’at pagi sebelum pertandingan perdana Piala Dunia 2010 antara tuan rumah Afrika Selatan melawan Meksiko, saya menulis di twitter prediksi skor pertandingan 3-1 untuk kemenangan Meksiko. Saya yakin Meksiko akan menang. Yang ini bergaya ala komentator sepakbola yang sering muncul di acara siaran langsung bola 🙂

Malam harinya, setelah berebut dengan Bune yang ngotot ingin menonton Opera van Java, akhirnya TV berhasil dipanteng ke siaran langsung piala dunia. Jalannya pertandingan, awalnya monoton. Kemudian pertandingan semakin panas dan Carlos Vela sempat menceploskan bola ke gawang. Sayang gol tersebut dianulir karena Vela dianggap offside. Pertandingan terus berjalan, tidak ada protes berlebihan dari pemain maupun ofisial tim Meksiko, salut. Babak pertama disudahi 0-0.

Di babak kedua, Afrika Selatan membuka skor 1-0. Hehehe, dapat deh angka 1 untuk Afsel. Menit demi menit berlalu. Duh, kok meksiko belum mencetak gol juga. Baru di menit ke 79, Marquez menyamakan kedudukan 1-1. Tinggal nunggu 2 gol lagi nih agar prediksinya nembak. Menonton pertandingan 10 menit terakhir, saya merasakan sensasi yang beda. Apalagi, melihat aksi-aksi dos Santos. Berharap gol Meksiko berikutnya lahir. Tapi, hingga peluit pertandingan selesai dibunyikan, kedudukan tetap 1-1.

Meleset! Tadinya kalau nembus bakalan saya tulis nih dengan headline besar :D. Tapi, nggak papa, bukan itu intinya. Sensasi nonton yang beda itu yang asyik. Korsel vs Yunani, Argentina vs Nigeria, Inggris vs USA?

Juni 10, 2010

Mengganti Kernel dan Module Driver Linux di JeOS

Sebelumnya, distro JeOS saya install sebagai OS host . JeOS ini mempunyai kernel Linux (dan driver) dengan versi subminor 24-virtual (dioptimasi untuk lingkung virtual/diinstall sebagai guest OS), yang sebenarnya ‘tidak cocok’ diinstall sebagai OS host karena banyak peripheral yang distrip, misalnya driver ethernet, usb-to-serial converter, dan banyak lagi. Nah, inilah yang menyebabkan kernel dan modul drivernya perlu di’kembali’kan ke khittahnya :). Hanya kernel image dan module driver saja, yang lain biarkan saja. Dan uBuntu benar-benar bisa memenuhi keperluan ini: aptitude. Sebenarnya ada cara lain, yaitu kompile Linux dari kernel sourcenya, tapi lebih baik mengambil yang sudah ada saja.
Baca lebih lanjut

Juni 9, 2010

JeOS Virtual Image untuk VirtualBox

Mau sharing saja tentang instalasi distro Linux JeOS di atas JeOS menggunakan virtualizer VirtualBox. Image-image virtual vdi yang dibuat dengan VirtualBox berisi JeOS yang nantinya digunakan sebagai platform server. Dan image ini akan dijalankan di atas lingkungan virtual yang dibuat oleh host JeOS. Lagi ingin belajar konsep dan mengimplementasikan virtualisasi nih 🙂

Memang terlihat berlebihan yah. Sudah tahu JeOS ditujukan sebagai virtual appliance di lingkungan virtual, ini kok digunakan sebagai host OS. Alasannya sih, distro uBuntu ini kecil (235MB terinstall di harddisk) dan software yang terinstall sudah mencukupi untuk menginstall paket aplikasi lain. Mungkin dengan instalasi base-linux dari uBuntu, sistem yang kecil seperti itu juga bisa diperoleh (saya belum mencobanya). Namun ini ada harganya, JeOS menggunakan kernel linux (dan modulnya) yang sudah dioptimasi (dan striped), yaitu 2.6.24-24-virtual, sehingga bisa saja ada peripheral yang tidak didukung. Contohnya adalah driver ethernet atl2 yang ada di motherboard Asus, saya sampai perlu menggunakan ethernet card PCI. Tapi bisa juga kok, image kernel, initrd.gz dan modulnya diambil dari versi lain yang generik, dan arahkan boot loader grub JeOS host untuk menggunakan kernel ini daripada kernel -virtualnya.

Berikut outline artikel ini: 1) Instalasi JeOS sebagai host OS; 2) Instalasi virtualizer VirtualBox-3.2.4-62467; 3) Membuat image virtual JeOS dan duplikasi image untuk platform server; dan 4)Menjalankan image virtual JeOS.
Baca lebih lanjut

Juni 8, 2010

OpenVPN di Puppy Linux

Seharian ini saya mencoba menginstall uBuntu JeOS 8.04.03 (Hardy Heron) di lab. Sebenarnya ini tidak sengaja.

Penyebabnya adalah crashnya server pengembangan (uBuntu). Rupanya karena namanya server ‘development’, kompilasi & instalasi paket-paket Linux (beserta dependensinya) sering dilakukan di server (secara sembrono) dan ini bahaya. Saat sistem reboot (kamis kemarin terpaksa reboot karena listrik mati), sistem crash akibat software terinstall yang tidak kompatible. Daemon udev di initrd.gz tidak bisa meregistrasi device, sehingga otomatis device root tidak ditemukan. Setelah kejadian baru ngerasa :). Untuk restore, bayangin aja deh mumetnya. Pilihannya cuma satu: install ulang Linux, duh.

Tapi distronya harus diganti nih. Pendekatan dengan menggunakan satu OS/server di satu device fisik dipikir sudah tidak efisien lagi dan berpotensi problem di atas muncul lagi. Lebih baik menggunakan virtualisasi, sehingga utilitas resource tinggi dan di satu device fisik (komputer) dapat terinstall banyak OS/server yang saling independen. Distro uBuntu + vmware server dipilih. Server-server (software development, ip-pbx tester, EDA system, multimedia server, etc) akan diinstall menggunakan OS uBuntu JeOS sebagai di atas mesin virtual yang dibuat oleh host. Server-server tersebut tersekat satu sama lain dan bisa diload/unload kalau dibutuhkan.
Baca lebih lanjut

Juni 7, 2010

Distro Linux untuk Pecinta Elektronik

Fedora Electronic Labs

Fedora Electronic Labs

Baru browsing-browsing ketemu distro ini: Fedora Electronic Labs. Ini merupakan Fedora spin, versi Fedora yang telah dipermak untuk aplikasi tertentu. Seperti puplet barangkali kalau di Puppy Linux. Salah satu spinnya adalah Fedora Electronic Labs ini, yang cocok untuk yang berkepentingan dengan desain elektronika: mahasiswa, pekerja desainer, hobbyist, siswa SMK. Yang lainnya ada Fedora Games bagi gamers, atau bagi yang usaha warung games online.

Belum mencobanya sih, baru nanti malam akan mencoba mendownload. Tapi dari fiturnya, ini sangat menjanjikan, mulai dari GUI, desain, simulasi, layout, dan output, mulai dari mikrokontroler, mobile phone sampai micro-nano circuit. Kalau Anda butuh solusi opensource untuk elektronik, mungkin distro inilah jawabannya.

Juni 6, 2010

Empal Gentong

Empal Gentong (detik)

Empal Gentong (detik)

Sungguh, ini tidak ada hubungannya dengan Linux 🙂

Tumben nih topiknya tentang masakan: empal gentong asli Cirebon. Ini bentuk apresiasi saya untuk Bune yang telah menghidangkan masakan yang lezat. Baru pertama kali saya makan hidangan empal gentong beneran, biasanya sih cuman makan I*domie rasa empal gentong saja. Dan yang ini, beda, yammi kata Azizah.

Sebenarnya hidangan empal gentong ini untuk ibu-ibu arisan sabtu kemarin saat kami ketempatan.

Ide membuat empal gentong, katanya sih terinspirasi saat resepsi pernikahan di tempat saudara. Ada stand yang menyediakan empal gentong yang eunak.

Nah, dari situ, mulailah Bune mengumpulkan resepnya. Browsing di internet beberapa resep membuat empal gentong diperolehnya, di antaranya dapur bunda, resepmasakanmu.com, inilah.com dll.

Setelah dirasa cukup ilmunya, bahan-bahan dan bumbu mulai disiapkan. Lontong ukuran besar mulai dipesan. Dan di hari Sabtu itu, masakan empal gentong dihidangkan. Hmmm, yammi :D. Terima kasih, bune.

Juni 4, 2010

Instalasi dan Update Zeroshell (Retro)

(Artikel ini tersedia dengan Creative Commons Attribution-ShareAlike License)

Topik bahasan di artikel ini adalah:

  1. Instalasi router distro zeroshell-1.0-beta12 secara permanen (bukan live-CD/DVD) di storage IDE, SATA, dan USB atau device storage lainnya
  2. Update kernel dan initrd.gz dengan versi kernel lebih baru (2.6.31.4)
  3. Update root filesystem untuk kostumisasi aplikasi-aplikasi Zeroshell, misalnya untuk mensupport akses internetn lewat EVDO

Untuk otomatisasi langkah 2 dan 3, script shell (bash) juga ditampilkan. Saya menganggap Anda sedikit banyak telah paham dengan sistem dan program utility Linux serta pemrograman shell (sh), sehingga penjelasan lebih detail tidak diberikan. Bagi yang belum familiar, bisa mencarinya sendiri di internet.
Baca lebih lanjut