Posts tagged ‘penipuan’

Agustus 27, 2010

Bertebarannya Judi dan Penipuan Legal dengan Modus SMS

Agak ngeri nih memang judulnya :). Tapi itu memang kenyataannya dan sepertinya sudah cukup basi (‘udah banyak yang tahu kali’), yang sering tidak kita sadari atau kita menganggap ‘tahu sama tahu’ saja.

Saya, setiap hari memperoleh SMS yang berisi ajakan untuk registrasi ke nomor tententu dengan segala kata-katanya. Menggangu juga.

Banyak yang ditawarkan dari provider mulai ringtone, game, tausiyah, RBT dengan hanya 1000 rupiah sampai undian hadiah senilai bla-bla-bla. Semuanya menipu dan LEGAL. Aneh yah.

Untuk mendapatkan ringtone, game, tausiyah, RBT atau yang lainnya yang dengan ‘hanya’ 1rb rupiah, kita harus registrasi. Wah, begitu registrasi kita jadi mangsa yang empuk. 4rb rupiah dikeruk dari pulsa kita setiap hari tanpa pemberitahuan, kecuali incoming sms yang tidak bermutu. Dan ini di’LEGAL’kan. Program ini hanya berakhir jika kita mengetikkan unreg.

Kemudian program-program hadiah pun sama, sistem SMS harian yang mengeruk uang kita 4rb perhari. Jadi ingat PORKAS/SDSB di jalan lampau. Dan ini persis sama. Bandar yang untung. Dan ini pun di’LEGAL’kan.

Keduanya bisnis gemuk sehingga gencar2an tuh iklannya di TV. Dan korbannya?

Miris yah…

Tag: , ,
Januari 14, 2010

Kejutan Promo dari “Smart Telecom”

Hari ini saya mendapatkan SMS dari “Smart” yang memberikan kejutan selamat sebagai berikut:

Plgn.Yth.Selmt.!Anda Mendptkn Kjtan”Promo”dri “SMART Telecom” Rp.20jt.info.Hub:021-50186409 No=PIN UNDIAN Anda.3E8F1C1D
Dari:
Customer Care
881

SMS tersebut dikirimkan dari nomor 085711207414.

Kok masih ada yah yang mau melakukan cara-cara seperti ini atau memang karena masih banyak orang yang gampang tergiur iming-iming uang ‘tiban’?

Hayo ngaku, siapa nih nomor 021-50186409?

Tag: ,
September 23, 2008

Hati-hati Tipuan dari “Bank Mandiri”

Hal ini dialami oleh seorang anggota milis IA-ITB yang mendapat email yang mengatasnamakan bank mandiri ( “Internet Banking Mandiri” ) dengan subject “Konfirmasi Identitas Anda”. Isi email tersebut meminta kita mengisikan informasi: USER ID, PIN Internet Banking, No. Rekening, Pin Mandiri, Nama Lengkap, No. Telp, dan Alamat email ke http://searex.no/includes/javaboot/mandiri/online/Login.do.htm
Isi lengkap emailnya dalam bahasa Indonesia dan Inggris:

Pengguna Internet Banking Bank Mandiri yang terhormat, silahkan konfirmasi kembali identitas diri anda.
karena akun anda telah di non-aktifkan secara otomatis oleh sistem kami. karena seseorang telah mencoba masuk berulang-ulang meski tidak berhasil.
Namun sistem/Auto-robot kami merespon sebagai salah satu tindak kriminal. Aktifkan kembali akun anda dengan identitas semula.
klik disini <http://searex.no/includes/javaboot/mandiri/online/Login.do.htm&gt; untuk konfirmasi.

Demikian informasi dari kami, semoga ditindak lanjuti dengan bijaksana.

Terima kasih.

Hormat Kami,

Bank Mandiri
…………………………………………………………………………

The user of Internet Banking Mandiri, please re-confirm your identity. Because your account was not actived with our system. some body has try login to your account but not successed. But our Auto-boot responbility as crime cyber. please re-confirm your account with current identity.

click here <http://searex.no/includes/javaboot/mandiri/online/Login.do.htm&gt; to confirm

Hopefully this information help you.

Thank You.

Best Regards,

Bank Mandiri

Ini adalah PENIPUAN. Si PENIPU melakukan kamuflase alamat email, link-link di website dan melampirkan logo SSL VeriSign Secured palsu (wong hanya gambar doang kok) di website non-https tersebut untuk mendapatkan informasi rahasia yang akan digunakan untuk menguras isi tabungan kita. Jahat pisan yah… memang banyak sekali penipu di sini, mulai arisan dan sms premium dengan iming-iming hadiah, internet… mungkin ada yang salah juga dengan kita, lebih senang ‘mimpi’ (dalam artian negatif) dan ‘cepat panik’, sehingga mudah tergiur dan terjebak dengan tipuan.

Jadi, aturan dasarnya: jangan pernah memberitahukan identitas internet banking kita ke orang lain. Gunakan contact center bank (5 angka, lho…) untuk mendapatkan informasi yang sebenarnya. Hati-hati juga dengan “bank-bank” yang lain.