Integrasi Whatsapp dengan Open Journal System

Sebenarnya ini bukan integrasi beneran… hehehe. Hanya menambahkan tautan untuk mengirimkan pesan WA berisi keputusan editor langsung kepada penulis.

Begini ceritanya.

Sebagai editor jurnal, sudah tentu ingin memanfaatkan segala media untuk berkorespondensi dengan penulis. Paling sering adalah untuk memberitahu hasil keputusan editor.

Saat ini, yang langsung terintegrasi di OJs adalah email. Nah, kadang email ini nyampe atau tidak ke penulis, dibaca atau tidak olehnya, editor tidak bisa memastikan.

Ada fasilitas WA nih. Bisa tidak dimanfaatkan? Bisa. Optimis saja… 🙂

Saya coba tambahkan tautannya di “Editor Decision”. Bagian keputusan inilah yang diperlukan… Untuk ‘ngejar’ penulis agar segera melakukan revisinya.. hahahaha.

Kalau ada yang penasaran tautannya lari ke mana, ini tautannya: https://wa.me/62811297123?text=%27Pesan%27. Idenya mengambil dari https://faq.whatsapp.com/general/chats/how-to-use-click-to-chat

Terus, nomor tujuannya ke mana? Nyetelnya bagaimana. Lebih lagi, ndak seru kalau pesannya statis. Yuk, sedikit ngoprek.

Continue reading “Integrasi Whatsapp dengan Open Journal System”

Update Plugins Index Copernicus International (ICI)

Plugins Index Copernicus International (ICI) yang saya buat untuk OJS 2.4x perlu diupdate.

Perubahan ini diperlukan karena ada isu format tanggal yang salah dan tidak sesuai dengan skema XML ICI. Tanggal ini meliputi tanggal publish issue dan artikel di issue yang di-export.

Semula format tanggal yang digunakan adalah YYYY-MM-DD hh:mm:ss dengan spasi diganti T dan tambahan akhiran Z. Misalnya: 2021-05-19T05:00:01Z. Format tanggal tersebut sekarang menimbulkan kesalahan saat import file XML tersebut ke ICI.

Format tanggal tersebut perlu diubah menjadi YYYY-MM-DD saja.

File yang berkaitan dengan format tanggal tersebut adalah classes/CopernicusExportDom.inc.php.

Berikut perubahan yang dilakukan.

@@ -52,7 +52,7 @@
 				if (!$selectedIssue) unset($selectedIssues[$key]);
                 // Issue node
                 $issue_elem = XMLCustomWriter::createChildWithText($doc, $records, 'issue', '', true);
-                $pub_issue_date = $selectedIssue->getDatePublished() ? str_replace(' ', "T", $selectedIssue->getDatePublished()) . 'Z' : '';
+                $pub_issue_date = $selectedIssue->getDatePublished() ? date('Y-m-d', strtotime($selectedIssue->getDatePublished())):'';
 
                 XMLCustomWriter::setAttribute($issue_elem, 'number', $selectedIssue->getNumber());
                 XMLCustomWriter::setAttribute($issue_elem, 'volume', $selectedIssue->getVolume());
@@ -105,10 +105,10 @@
             /* --- Article's publication date --- */
             
             if ($article->getDatePublished()) {
-                $publicationDate = $article->getDatePublished() ? str_replace(' ', "T", $article->getDatePublished()) . 'Z' : '';
+                $publicationDate = date('Y-m-d', strtotime($article->getDatePublished()));
             }
             else {
-                $publicationDate = $issue->getDatePublished() ? str_replace(' ', "T", $issue->getDatePublished()) . 'Z' : '';
+                $publicationDate = date('Y-m-d', strtotime($issue->getDatePublished()));
             }
             
             XMLCustomWriter::createChildWithText($doc, $lang_version, 'publicationDate', $publicationDate, false);

Perubahan tersebut telah diupdate di https://github.com/ekodidik/ojs2-ici-export-plugin. Petunjuk upgrade juga telah ditambahkan ke README.md.

Semoga bermanfaat.

Tautan lain: https://edwidianto.wordpress.com/2020/10/23/ici-export-plugins-for-ojs-2-4x/

Menulis Formula Panjang di Libreoffice Writer

Pas sedang membutuhkan cara menuliskan formula yang panjang di LibreOffice Writer. Kenapa LibreOffice? Ya karena program ini yang saya gunakan sejak jaman dulu sampai sekarang… 😀

Singkat cerita, saya harus menuliskan formula di format artikel yang menggunakan dua kolom. Parahnya, formulanya panjang yang jika dibiarkan akan memakan kolom sebelahnya.

Karakter newline atau ganti baris atau CR atau sejenisnya tidak berlaku di formula.

Dari Google ketemu ini: https://forum.openoffice.org/en/forum/viewtopic.php?f=12&t=39651. Langsung deh dicoba.

Ini contohnya:

min csub {β, γ}  δ  (S,I,R;β,γ )  = min csub {β, γ}   {1} over {T} sum from {t=0} to {T}
left lbrace stack {  (I_{data}(t)-I(t))^2 # "+" (R_{data}(t)-R(t))^2} right rbrace

Ini hasilnya:

Nah.. ini muat di satu kolom. Hehehe.

O iya. Catatan ini hanya digunakan untuk pengingat saya saja. Namun, kalau dapat bermanfaat bagi yang lain, Alhamdulillah.

Catatan tentang plagiarisme

Menulis naskah ilmiah, terutama artikel jurnal, merupakan salah satu sasaran dari mahasiswa, terutama mahasiswa Doktor. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah tentang etika publikasi. Tulisan mahasiswa harus bebas dari pelanggaran etika ini, khususnya plagiasi.

Hehehe.. ini ceritanya sedang jadi mahasiswa S3.

Saya mendapatkan dua tulisan yang sangat menarik dan mudah-mudahan bisa bermanfaat tentang plagiasi dan cara menghindarinya. Saya coba beri highlight dan catatan tepi agar bisa lebih mudah memahami ide tulisan tersebut.

Tulisan pertama adalah tentang plagiarisme dan cara menghindarinya. Silahkan unduh di sini. Saya tidak bisa mendapatkan nama penulisnya. Pertama kali artikel ini diunduh dari laman web filsafat.ugm.ac.id/aw/Plagiat.doc. Namun, saat ini URL tersebut tidak dapat diakses.

Artikel tersebut membahas, selain tentang apa itu plagiarisme, juga teknik menghindarinya, yaitu dengan menggunakan kutipan dan parafrase.

Kutipan dapat dilakukan dengan kutipan pendek ataupun kutipan panjang. Dalam kutipan, kita dapat menghilangkan bagian kutipan yang tidak relevan (disebut elipsis) atau menyisipkan penjelasan dalam kutipan (disebut interpolasi).

Teknik parafrase juga dijabarkan dalam artikel ini, termasuk contoh-contohnya. Parafrase juga dapat dilakukan untuk mengurangi indeks similaritas :D.

Tulisan kedua adalah catatan tentang plagiarisme dari Sudigdo (2007). Silahkan unduh di sini. Artikel ini dimuat dalam Majalah Kedokteran Indonesia, vol. 57, no. 8, 2007.

Secara lebih detail, tipe-tipe plagiasi dibahas dalam artikel ini. Di dalamnya juga dibahas tentang fabrikasi dan falsifikasi data yang juga merupakan pelanggaran etika publikasi berat. Bagaimana dengan menyatakan common knowledge dalam naskah? Ini tidak perlu sitasi.

Monggo silahkan langsung ke TKP. Mudah-mudahan bisa bermanfaat. Mohon masukannya…

Injeksi iframe di situs jurnal elektronik

Beberapa hari lalu, tanpa sengaja saya melihat ada satu hole di sistem OJS (open journal system). OJS ini digunakan sebagai platform jurnal elektronik.

Seseorang dapat menyisipkan iframe di kolom isian ‘interest’ dan isian ini dapat dilihat oleh publik. Lebih lagi, URL halaman ini juga bisa diambil oleh crawler web (Google atau Bing, misalnya).

Kolom ‘interest’ ini dapat diisikan oleh user baru saat meregistrasikan dirinya sebagai reviewer. Kemudian, isian dalam kolom ini digunakan oleh editor untuk menentukan reviewer yang sesuai dengan kajian naskah yang terkirim ke jurnal.

Ini terjadi di OJS versi 2.4.8x. Saya tidak tahu untuk versi yang lain. Namun, jika isian interest di OJS tersebut menggunakan JSON, kemungkinan OJS ini rentan.

Namun, mohon maaf. Saya tidak bisa menampilkan snapshot hasilnya. Sudah terlanjur saya bersihkan tanpa backup/snapshot.. hehehe. Namun, akan saya berikan tips mengecek dan mengatasinya.

Bagaimana cara mengeceknya jika OJS kita telah terinject?

Silahkan bisa berkunjung ke alamat jurnalnya dengan menambahkan akhiran user/getInterests?term=11z atau user/getInterests?term=zyzwxy di url jurnal, misalnya https://jtsiskom.undip.ac.id/index.php/jtsiskom/user/getInterests?term=zyzwxy. Term ini yang saat ini dijumpai.

Continue reading “Injeksi iframe di situs jurnal elektronik”

Perbaikan artikel telah terbit di jurnal ilmiah

Salah satu kebijakan jurnal adalah tentang penanganan terhadap perubahan artikel (fulltext) yang telah terbit (post-publication). Perubahan ini meliputi penambahan data hasil (addendum), koreksi (erratum, corrigendum, clarification), dan pencabutan (retraction, removal, withdrawal). Sesuai COPE, notifikasi perubahan artikel ini harus dinyatakan di web jurnal, salah satunya adalah dengan menerbitkan artikel editorial berupa notifikasi perubahan [1]. Artikel sumber dan artikel notifikasi harus masing-masing mempunyai DOI.

Di sisi lain, Crossmark menyediakan fasilitas untuk mengontrol versi artikel fulltext di jurnal (lihat gambar) [2]. Metadata update dari artikel notifikasi dapat dikirimkan ke Crossmark untuk ditautkan dengan artikel aslinya (yang telah mengalami perubahan). Pengunjung dan pembaca dapat mengetahui status dari artikel jurnal, apakah terupdate atau mengalami perubahan dari saat diterbitkan.

Tulisan ini sedikit membahas tentang perbaikan artikel telah terbit tersebut di jurnal. Mohon koreksi dan masukan. Semoga bisa bermanfaat bagi pengelola jurnal dan penulis aritkel.

Continue reading “Perbaikan artikel telah terbit di jurnal ilmiah”

TKC-326 Sistem Embedded Terdistribusi (Genap, 2020)

Kredit : 2 SKS Kuliah, 0 SKS Praktikum (Kuliah Pilihan)
Kuliah Prasyarat : TKC-210 Teknik Interface & Peripheral, TKC-226 Sistem Embedded
Dosen : 1. Eko Didik Widianto (Lab Embedded, Siskom Undip)
email: didik@at@live.undip(dot)ac(dot)id2. Dania Eridianti (Lab Embedded, Siskom Undip)
email: dania@at@ce.undip(dot)ac(dot)id
Metode pembelajaran : tatap muka (2 x 50 menit), presentasi materi, diskusi, tugas, presentasi kelompok
Durasi : ±14 Minggu

01_engineer_view

Jadwal 

  • Hari Jumat jam 7.00 – 08.40, daring

Continue reading “TKC-326 Sistem Embedded Terdistribusi (Genap, 2020)”

TSK21292 – Sistem Digital (2020, Genap)

Kredit : 2 SKS Kuliah, 1 SKS Praktikum (TKC-309/TSK21523)
Dosen Pengampu : Eko Didik Widianto, email: didik@_at_@live.undip(dot)ac.id
Dania Eridani, email: dania@at@ce.undip.ac(dot)id
Metode pembelajaran : tatap muka (2 x 50 menit), presentasi materi, diskusi, tugas, diskusi kelompok
Durasi : ±16 Minggu (termasuk UTS dan UAS)
Lisensi isi : CC-BY 4.0

Jadwal: Kuliah mulai hari Selasa, 16 Februari 2021

  • Kelas Gabungan A, KMB, Hari Selasa, jam 08.50 – 10.30, Daring Teams
Deskripsi Standar Kompetensi Evaluasi Buku Acuan Rencana Kuliah Contoh UTS/UAS Saran & Komentar

Deskripsi Kuliah

Kuliah ini merupakan kuliah wajib di program studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik Undip. Kuliah ini membahas dasar-dasar sistem digital mulai dari konsep, analisis, perancangan, implementasi, dan evaluasi rangkaian logika. Konsep dan analisis rangkaian logika meliputi gerbang logika, ekspresi dan persamaan logika, aljabar Boolean, representasi bilangan digital dan operasi aritmetika. Perancangan (sintesis) ditujukan untuk menghasilkan rangkaian logika yang optimal (seringkali minimal) dengan menyederhanakan persamaan logika menggunakan aljabar Boolean, peta Karnaugh, dan metode tabular Quine-McKluskey. Rangkaian ini dapat berupa kombinasional dan/atau sekuensial. Perancangan rangkaian sekuensial sinkron dapat dilakukan menggunakan model Moore dan Mealy. Teknologi implementasi diarahkan menggunakan rangkaian terintegrasi standar TTL (Transistor-transistor logic). Evaluasi rangkaian dilakukan untuk menverifikasi desain rangkaian lewat pengujian atau menggunakan program bantu simulator. Pokok bahasannya tersusun atas 5 bagian, yaitu:

  1. Pendahuluan sistem digital. Bagian ini membahas sistem digital secara umum serta konsep dan analisis rangkaian logika.
  2. Rangkaian logika minimal. Bagian ini membahas aljabar Boolean, sintesis rangkaian logika, peta Karnaugh, rangkaian multikeluaran, metode Quine-McKluskey dan program sintesis untuk menghasilkan rangkaian logika yang optimal (seringkali minimal).
  3. Teknologi implementasi. Bagian ini membahas rangkaian logika CMOS dan rangkaian terintegrasi standar TTL keluarga 74xx untuk implementasi rangkaian logika.
  4. Sistem bilangan digital. Bagian ini membahas representasi bilangan digital, operasi bilangan biner dan rangkaian aritmetika biner.
  5. Rangkaian digital. Bagian membahas rangkaian kombinasional, elemen rangkaian sekuensial dan rangkaian sekuensial sinkron sebagai penyusun komputer. Rangkaian sekuensial dirancang menggunakan model FSM Moore dan Mealy.

Kuliah TKC205/TSK21292/PTSK6305 ini menjadi dasar untuk mata kuliah lanjut, seperti TKC210 (Teknik Interface dan Antarmuka), TKC211 (Teknik Mikroprosesor), TKC305 (Sistem Digital Lanjut), TKC213 (Arsitektur Komputer) dan TKC241 (Perancangan Mikroprosesor).

Kembali ke atas

Buku Acuan/Referensi

978-602-262-211-6-1254

  1. (Buku Utama) Eko Didik Widianto, Sistem Digital: Analisis, Desain dan Implementasi, Edisi Pertama, Graha Ilmu, 2014
  2. Stephen Brown and Zvonko Vranesic, Fundamentals of Digital Logic with Verilog/VHDL, 2nd Edition, McGraw-Hill, 2005
  3. Ronald J. Tocci, Neal S. Widmer, Gregory L. Moss, “Digital Systems: Principles and Applications”, Edisi 11, Pearson, 2011Buku ini bisa dipinjam di perpustakaan jurusan.
  4. Sumber lain: paper ilmiah, website project
  5. Buku Ajar/Handout: Eko didik widianto (2011): sintesis rangkaian logika

Continue reading “TSK21292 – Sistem Digital (2020, Genap)”

Menyetel classic editor di WordPress

Kenyamanan menulis kadang ditentukan oleh kebiasaan menggunakan program editornya. Pun demikian saat menulis artikel di blog WordPress.

WordPress menggunakan block editor (Gutenberg?) sebagai editor defaultnya. Semua tombol atau tautan write, new post atau edit post/page mengarah ke editor tersebut.

Block editor ini sebenarnya cukup menarik. Ia memungkinkan drag-and-drop item / block (multimedia) ke sebuah post atau page dengan mudah sehingga kita bisa membuat konten dengan layout yang unik.

Namun, saya belum terbiasa. Saya lebih menyukai editor sebelumnya. Editor klasik, ia disebutnya. Maklum generasi jadul, hehehe.

Untuk membuat classic editor menjadi editor default di WordPress (.com) yang free tidak dimungkinkan, kecuali kita mengupgrade WordPress menjadi Business plan, baik Personal maupun Premium. Dengan upgrade, kita bisa menginstall plugin Classic Editor dan mengaktifkannya (lihat caranya di sini). Ini nanti saja lah…

Untungnya, masih tersedia tombol untuk menulis post/page dengan editor klasik. Matur nuwun WordPress. Dimanakah itu?

Continue reading “Menyetel classic editor di WordPress”

Cara menyetel nama domain dummy

Nama domain menjadi wajah bagi server fisik, baik server web maupun ftp. Nah, kalau wajah ini kemudian dimatikan, maka jika server-server ini hidup, mereka ibarat zombie, hehehehe.

Sebenarnya, mereka masih dapat diakses langsung dengan memasukkan alamat IP dan port-nya jika diperlukan. Namun, jika dalam satu server, misalnya web, mempunyai multi situs (nama server), situs tersebut tidak bisa langsung diakses menggunakan alamat IP tersebut. Masih ada teknik untuk mengaksesnya.

Ini yang terjadi di beberapa situs web Undip yang nama domainnya telah dimatikan (red: shutdown). Mulai hari Senin (1/2/2021) sebagian besar situs web tersebut tidak bisa diakses. Bahkan, bisa jadi saat tulisan ini dibuat, situs tersebut tidak bisa dikunjungi, misalnya eprints.undip, dengan pesan kesalahan DNS_PROBE_FINISHED_NXDOMAIN di browser Chrome.

Pesan ini terkait dengan masalah di domain yang dikelola oleh server DNS dan menunjukkan bahwa alamat domain tersebut benar, namun tidak bisa diarahkan ke server fisik, alias tidak bisa dibuka, karena tidak ditemukan record di server DNS yang mengenalkan nama domain tersebut dengan alamat IP atau server fisiknya.

Demikian juga saat berkunjung ke didik.blog.undip, blog lama saya. Pesan kesalahan yang sama muncul.

Beragam ekses negatif timbul dari dimatikannya nama domain tersebut. Mulai dari pihak luar yang gagal untuk mendaftar karena tidak bisa mengakses web sampai waktu deadline, penulis artikel jurnal yang gagal verifikasi ajuan PAK-nya karena situs jurnal tidak bisa diakses, dan ekses negatif lainnya yang mungkin timbul. Saya tidak tahu persis.

Bagi pengunjung yang memang urgent mengakses web untuk mendapatkan informasi atau mengunggah aplikasi yang sangat mendesak, mungkin dapat memberikan (assign) nama domain web ke alamat IP servernya secara statik di komputernya (secara persistent).

Mohon maaf, ini bukan hack. Tidak ada juga yang dirugikan. Alamat IP yang digunakan adalah alamat publik.

Ini adalah dalam upaya mengakses informasi umum dan terbuka yang SEHARUSNYA disediakan oleh pemilik server web. Mohon digunakan seperlunya.

Yang perlu dilakukan adalah mencari alamat IP server yang menjadi host situs web yang hendak diakses. Salah satu situs yang bisa menyediakan pencarian ini adalah https://subdomainfinder.c99.nl.

Perangkat yang disediakan mampu untuk mencari nama domain utama dan subdomainnya beserta alamat IP yang menjadi host domain tersebut.

Nama domain, subdomain, dan alamat IP-nya akan ditampilkan. Bisa jadi alamat IP tersebut tidak resolved atau tidak muncul alamat IPnya karena memang sudah dihapus recordnya sehingga saat scanning tidak ditemukan, misalnya didik.blog.undip.

Untungnya, ada history yang juga bisa diakses. Misalnya: https://subdomainfinder.c99.nl/scans/2021-01-17/undip.ac.id. Situs didik.blog.undip mempunyai alamat IP 182.255.0.126.

Selanjutnya, nama domain dan alamat IPnya bisa ditambahkan di komputer kita agar dapat mengaksesnya secara persistent. Dan ini tergantung dari sistem operasinya.

Saya menggunakan OS Linux. Konfigurasi nama domain ini ada di file /etc/hosts yang bisa diedit oleh user root menggunakan perintah ‘sudo vim /etc/hosts‘ atau editor lainnya yang familiar. Tambahkan baris berikut di file tersebut.

182.255.0.126 didik.blog.undip.ac.id

Konfigurasi tersebut akan memberitahu aplikasi di komputer kita (misalnya browser web) kalau nama domain didik.blog.undip mempunyai alamat IP 182.255.0.126.

Kalau di Windows? Hampir sama. Yang perlu di-edit adalah file Hosts. Dengan kata kunci pencarian file Hosts Windows, kita akan jumpai beragam tutorial bagaimana cara mengeditnya. Ini misalnya: https://www.liquidweb.com/kb/edit-host-file-windows-10/.

Akses ke didik.blog.undip sekarang resolved. Horeee..

Saya hanya menggunakannya untuk backup semua artikel yang ada di sana dan memigrasikannya ke blog baru. Lihat https://edwidianto.wordpress.com/2021/02/06/migrasi-blog-pribadi/. Tidak semua file yang ditautkan di artikel sudah dipindahkan. Jika masih ada file tertinggal di blog.undip, Anda bisa menggunakan teknik ini untuk mengunduhnya… hehehehe.

Semoga bermanfaat.